Berita Flores Lembata Alor
Hentikan Human Trafficking Sekarang Juga
Kasimirus mengungkapkan, Lembata merupakan salah satu gudang TKI di Indonesia
Penulis: Frans Krowin | Editor: Marsel Ali
Laporan wartawan Pos Kupang, Frans Krowin
POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA --- "Saat ini kasus human traficking masih marak di Indonesia. Kasus-kasus itu tidak saja menjerat para TKI asal daerah lain di Tanah Air, tetapi juga asal Lembata. Bahkan sekarang tersebar kabar bahwa TKI asal Flores Timur (Flotim) disandera kelompok Abu Sayaf. Kami minta supaya pemerintah pusat mencegah-kasus-kasus itu bila perlu menghentikannya agar tidak terjadi lagi kasus serupa pada hari-hari mendatang."
Harapan tersebut disampaikan Kasimirus, warga kecamatan Nagawutun, Kabupaten Lembata, dalam dialog dengan anggota DPR RI, Johnny Plate, di Aula Kantor Camat, Rabu (3/8/2016).
Kasimirus mengungkapkan, Lembata merupakan salah satu gudang TKI di Indonesia.
Tapi mayoritas TKI Lembata yang berangkat ke luar negeri dengan tujuan Malaysia, umumnya tidak memiliki keterampilan yang memadai.
Konsekuensinya, ketika tiba di negara tujuan, para TKI/TKW tersebut kebanyakan bekerja di hutan.
"Kami minta supaya masalah ini diperhatikan sungguh-sungguh. Memang selama ini perhatian pemerintah itu sudah optimal. Tapi ke depan, pemerintah perlu memrogramkan pembangunan balai latihan di daerah-daerah agar memudahkan calon TKI dilatih keterampilannya sebelum berangkat mencari uang di Malaysia," ujar Kasimirus disambut aplaus meriah para peserta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/johny-plate_20160804_172033.jpg)