Pelaku Pembunuhan Mirna Ini Pintar

Dia pun kemudian menyebut pelaku yang memasukkan sianida ke dalam es kopi vietnam Mirna adalah orang yang pintar.

Editor: Ferry Jahang
Kompas.com/Alsadad Rudi
Kompas.com/Alsadad Rudi Es kopi Vietnam yang disajikan di Kafe Olivier, mal Grand Indonesia sisi barat, Selasa (2/2/2016) 

POS KUPANG.COM - Ahli toksikologi forensik Nursamran Subandi menjadi salah satu saksi ahli yang dihadirkan jaksa penuntut umum dalam sidang kasus kematian Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (3/8/2016).

Saat memberikan kesaksian, Nursamran menjelaskan bahwa efek sianida akan hilang saat dimasukan atau dicampurkan ke dalam air panas. Sianida akan memiliki efek samping jika air yang dicampurkan itu dingin.

"Harus dingin dulu," ujar Nursamran.

Dia pun kemudian menyebut pelaku yang memasukkan sianida ke dalam es kopi vietnam Mirna adalah orang yang pintar.

"Makanya pelaku ini cukup smart, pintar Yang Mulia. Artinya, dia tahu kalau sianida kena panas itu hilang," kata dia.

Mirna meninggal setelah minum es kopi vietnam yang dipesan Jessica di Kafe Olivier, Grand Indonesia, pada 6 Januari 2016. Es kopi tersebut diketahui mengandung sianida. JPU mendakwa Jessica dengan tuduhan telah melakukan pembunuhan berencana dalam kasus itu.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved