Berita Sumba
Dandim Sumba Timur: Jangan Terprovokasi Isu SARA
Dalam rangka mengantisipasi kerusuhan bernuansa SARA seperti yang terjadi di Tanjung Balai baru-baru ini,
Penulis: Alfons Nedabang | Editor: Rosalina Woso
Laporan Wartawan Pos Kupang, Alfons Nedabang
POS KUPANG.COM, WAINGAPU -- Dalam rangka mengantisipasi kerusuhan bernuansa SARA seperti yang terjadi di Tanjung Balai baru-baru ini, Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol Inf Elvin Tiomada Saragi menginisiasi kegiatan komunikasi sosial (Komsos).
Komsos yang berlangsung di Aula Makodim 1601 Sumba Timur, Selasa (2/8/2016) pagi, dihadiri Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora, M.Si, anggota antara Forkopimda, anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat.
Pada kesempatan itu, Elvin Tiomada mengingingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di Sumba Timur.
"Kerukunan dan toleransi antar umat beragama di Sumba Timur selama ini sudah berjalan dengan baik dan belum pernah terjadi konflik antar umat beragama. Kejadian di tempat lain, yang terkini di Tanjung Balai, jangan sampai terjadi di wilayah kita, karena akan sangat merugikan kita semua," ujar Elvin Tiomada.
Dikatakannya, Sumba Timur merupakan satu-satunya wilayah yang secara rutin melaksanakan event olahraga antarumat dan senantiasa dapat berjalan dengan lancar dan aman.
Elvin Tiomada mengatakan perbedaan merupakan kekuatan buat wilayah tetapi juga dapat menjadi kelemahan manakala dimanfaatkan oleh pihak lain yang akan merusak kebersamaan dan toleransi antar umat yang sudah sangat baik kalau kita semua terpancing atau terprovokasi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/suasana-kegiatan-komunikasi-sosial-d_20160803_094104.jpg)