Penembak Beraksi di Austin, Texas

Seorang perempuan tewas akibat kejadian itu dan empat lainnya mengalami luka-luka.

Editor: Agustinus Sape
Pos Kupang/ant
Ilustrasi penembakan. (ANTARANEWS/Ardika) 

POS KUPANG.COM, AUSTIN - Aksi penembakan kembali terjadi di Amerika Serikat (AS). Kali ini di tengah Kota Austin, Negara Bagian Tewas, Minggu (31/7/2016) pagi waktu setempat.

Seorang perempuan tewas akibat kejadian itu dan empat lainnya mengalami luka-luka. Polisi Austin menyebut terjadi aksi penembakan di beberapa tempat terspiaah.

Sebanyak dua orang perempuan dan seorang pria di bawa ke Pusat Kesehatan Universitas Brackenridge. Mereka mengalami luka tembak.

Pejabat setempat mengeluarkan imbauan agar warga tidak keluar rumah. Penduduk kota tersebut diperkirakan berjumlah 900 ribu orang.

Kepala Polisi Austin, Brian Manley, menyatakan aksi penembakan pertama terjadi sekira pukul 02.20 waktu setempat di kawasan hiburan malam, 208 East 6th Street. Tembakan di arahkan ke kerumunan orang di tempat itu.

Seorang perempuan yang diperkirakan berusia 20 tahun tewas di lokasi kejadian. Manley minta kepada warga untuk menyaksikan rekaman video kejadian itu terkait dengan pencarian terhadap pelaku penembakan.

"Lokasi kejadian sangat kacau balau. Orang-orang berlarian ke segala penjuru ketika terjadi aksi penembakan," kata Manley.

Penambakan kedua terjadi tak lama kemudian di dekat lapangan parkir. Seorang pria berusia sekira 20 tahun ditemukan mengalmi luka tembak.

Seorang saksi mata, Dorain Santiago, mengaku mendengar empat tembakan. "Kemudian orang- orang mulai berlarian. Ada seorang gadis yang terluka. Seorang lainnya tergeletak di lantai. Mereka berusaha memberi pertolongan, tapi tampaknya dia sudah mati," kata Santiago.

Dikatakan, warga setempat tidak terbiasa dengan persitiwa kriminal. Paramedis setempat mengatakan, korban tersebar di beberapa tempat sehingga mereka mencoba menemukan para korban tersebut.

Penembakan tersebut merupakan rangkaian teror menggunakan senjata api yang terjadi di Amerika Serikat dalam beberapa minggu belakangan ini.

* 12 Juni: Pria bersenjata yang merupakan simpatisan ISIS menembaki para pengujung tempat hiburan malam khusus gay di Orlando, Florida. Sebanyak 49 orang tewas. Dalam kejadian penembakan terburuk dalam sejarah modern AS itu, pelaku tewas ditembak polisi.

* 7 Juli: Seorang veteran perang menembaki para polisi di Dallas. Peristiwa itu mengakibatkan empat polisi tewas. Peristiwa itu hanya terpaut seminggu dengan peristiwa penembakan hingga tewas terhadap tiga polisi di Baton Rouge, Lousiana. (cnn/feb)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved