Eksekusi Terpidana Mati

Di Hadapan Regu Tembak Tiga Terpidana Ini Menyanyi

Ke luar dari Nusakambangan Cilacap, Rina Eklesia, terlihat mengembangkan senyumnya saat melewati puluhan wartawan di depan Dermaga Wijaya Pura, Jumat

Di Hadapan Regu Tembak Tiga Terpidana Ini Menyanyi
Harian Warta Kota/henry lopulalan
Jenasah Michael Titus Igweh salah satu hukum mati di Nusakambangan di semayamkan di rumah duka Bandengan, Jalan Bandengan, Jakarta Utara, Jumat (29/7/2016). Empat orang dari 14 terhukum mati telah di eksekusi pada Jumat malam. Warta Kota/henry lopulalan 

Selama beberapa tahun belakangan ini, Rina setiap sebulan sekali memberikan pelayanan rohani kepada para terpidana di Nusakambangan.

Meski demikian, Rina menempatkan diri bukan sebagai pendeta, tapi sebagai kakak dan ibu ketika bertemu kepada para terpidana.

"Selama belasan tahun di penjara, mereka berperilaku baik. Mereka selalu hadir setiap ada pelayanan rohani. Ketiganya merupakan tokoh gereja di dalam lapas,” ujarnya.

Rina menceritakan satu di antara terpidana mati yang dikenal dekat adalah Humprey Ejike (42) alias Doctor, asal Nigeria.

"Humprey itu tokoh gereja atau tamping gereja di lapas (lembaga pemasyarakatan). Ia menggerakkan pelayanan (rohani) dan menjadi teladan bagi (terpidana) yang lain," ujar Rina.

Rina mengaku bila sejumlah terdakwa menyampaikan beberapa pesan kepadanya jika nanti memang eksekusi mati telah berlangsung.

Meski demikian, Rina tidak bisa menyampaikan kepada media tentang pesan-pesan dari para terdakwa tersebut.

Menurut Rina, sebelum akhirnya di eksekusi mati , para terdakwa ini melewati hari-hari yang sulit saat berada di penjara karena mereka telah menyandang 'status' terpidana mati.

"Mereka sering berkata kepada saya, 'kami ini spesial. Mereka bilang, 'kesedihan apalagi yang melebihi kesedihan kami, ketakutan apalagi yang melebihi ketakutan kami," kata Rina.

"Terlepas dari masyarakat yang menghujat mereka, saya tetap mencintai jiwa-jiwa mereka. Siapa sih di dunia ini yang tidak pernah berbuat salah," kata Rina.(a prianggoro/Tribunnews)

Editor: Alfred Dama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved