Oknum Polisi Bunuh Istri

Bapa Suka Pukul Mama, Bapa Jahat

Anak sulung Januarius Tahu dan Yustina Beci Matelda Salle, Niken, memeluk erat kakeknya Yohanes Tahu.

Editor: Alfred Dama
net
Ilustrasi 

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Anak sulung Januarius Tahu dan Yustina Beci Matelda Salle, Niken, memeluk erat kakeknya Yohanes Tahu.

Nada suaranya terbata-bata. Dia menangis sambil terus memanggil ibunya yang sudah terbujur kaku.

Setelah lebih tenang sedikit, Niken meluapkan perasaannya. "Bapa suka sekali pukul mama. Kami takut kalau lihat bapa pukul mama. Mama menangis, ade juga menangis. Bapa jahat... bapa tidak pernah kasi senang kami dan mama," kata Niken.

Niken bercerita kalau ayahnya sedang memarahi ibunya, Niken dan adiknya diperintahkan tinggal di dalam kamar dan menutup pintu.

"Kalau bapa marah mama, bapa suruh beta dengan adik tutup pintu kamar. Kadang beta lari bawa adik ke rumah opa (kakek). Beta sonde (tidak) suka kalau bapa pukul mama. Mama diam-diam kenapa bapa pukul mama?"ujar Niken sambil berurai air mata..

Menurut Niken, kedua orangtuanya pernah agak lama tidak bertegur sapa. Namun, saat ayahanya mengajak ibunya bersama-sama ke Sumba Barat Daya, hubungan kedua orangtuanya kembali membaik.

"Bapa dan mama baru dari Sumba, katanya datang mau jemput beta dengan ade tinggal dan sekolah di Sumba. Tadi malam mama suruh beta dengan ade simpan barang di tas karena hari ini mau pindah ke Sumba," kata Niken.

"Mama tidak kasihan kami? Beta bangun cari mama kenapa mama tidak menyahut. Mama bilang bapa sudah baik dengan bapa, kenapa bapa bikin mama begini? ujar Niken lagi sambil mengusap matanya. (sel)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved