Petani di Terang Kesulitan Mendapatkan Pupuk

Para petani sawah di Terang, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), mendapatkan pupuk dengan cara menukar dengan beras.

Petani di Terang Kesulitan Mendapatkan Pupuk
KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMAN
Ilustrasi pupuk 

Laporan wartawan Pos Kupang, Servantinus Mammilianus

POS KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Para petani sawah di Terang, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), mendapatkan pupuk dengan cara menukar dengan beras.

Biasanya, para petani mengambil terlebih dahulu pupuk di para penjual saat padi sawah mereka masih dalam pertumbuhan. Setelah padi sawah dipanen, mereka membayar pupuk kepada penjual dengan memberikan beras.

Petani Terang, Aloysius Abu, menyampaikan hal itu kepada Pos Kupang, Senin (25/7/2016). "Pupuknya sepasang, seperti satu karung pupuk NPK dan satu karung pupuk urea, masing-masing berukuran 25 kilogram atau total 50 kilogram pupuk. Pupuk tersebut ditukar dengan beras sebanyak 70 kilogram setelah panen," kata Aloysius.

Dikatakannya, para petani di Terang sangat kesulitan mendapatkan pupuk. Walaupun petani mempunyai uang untuk membeli pupuk tapi seringkali sulit endapatkannya. "Sesama petani pun saling menjual pupuk demi membantu di antara mereka," kata Aloysius. (*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved