Setelah Minum Miras Hingga Mabuk, Simon Tikam Kawan

Akibat mabuk setelah konsumsi minuman keras, Simon Petrus Lenggu (25) warga Batuplat menikam Papi, sahabat karibnya.

Setelah Minum Miras Hingga Mabuk, Simon Tikam Kawan
Ist
Ilustrasi 

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Akibat mabuk setelah konsumsi minuman keras, Simon Petrus Lenggu (25) warga Batuplat menikam Papi, sahabat karibnya.

Papi mendapat tusukan serius di dada kanan, jatuh tersungkur setelah pelaku melarikan diri.

Informasi yang dihimpun melalui Kapolsek Alak, AKP Anthonius Mengga, Minggu (24/7/2016), penikaman yang menimpa Papi telah ditangani oleh pihak Polsek Alak.

Simon Petrus Lenggu diamankan sejak tanggal 21 juli. Sebelumnya pelaku sempat melarikan diri ke Pulau Rote.

"Kejadian penikaman terjadi pada bulan lalu hanya sejak dilaporkan kami masih mengejar pelaku yang bersembunyi di Rote. Kami seolah mendiamkan kejadian ini untuk memancing pelaku kembali ke rumahnya di Batuplat. Informasi tanggal 21 Juli bahwa pelaku telah kembali ke rumahnya, sehingga kami langsung ke rumah dan mengamankanya," ujar Anthonius.

Menurutnya, penikaman yang dilakukan Simon terhadap Papi karena keduanya mabuk berat. Simon yang tidak terima dengan perkataan Papi langsung mengambil pisau dapur dan menikamnya.

"Keduanya menghadiri ulang tahun salah satu kerabat mereka di Batuplat. Pelaku dan korban merupakan teman akrab. Karena pelaku mencolek tubuh korban, sehingga timbul percekcokan yang berujung perkelahian dan penikaman," ungkap Anthonius.

Tusukan pisau dapur ke dada membuat Papi tergeletak berlumuran darah sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

"Kejadian perkelahian didominasi karena mabuk miras. Banyak pemuda duduk di jalan minum, terus saling cekcok hingga terjadi hal yang tidak diinginkan. Kami selalu intens patroli malam karena daerah Alak sangat berpotensi kejadian kriminal. Berulang kali kami tegas namun kesadaran masyarakat masih sangat minim," ujar Anthonius.

Simon saat diwawancarai mengatakan, ia menikam Papi lantaran tidak terima ditendang. "Beta salah apa dia tendang beta. Mentang-mentang dia lebih umuran dari beta, main pukul sembarang. Beta sonde terima makanya beta tikam dia," ujar Simon.

Ia mengakui saat kejadian tersebut ia dan Papi sedang mabuk berat.

"Selama ini kami teman akrab tidak pernah musuhan. Beta tikam dia karena ada alasan memang beta mabuk. Tapi beta nekat karena beta jengkel. Dia terlalu sombong," ujar Simon. (sel)

Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved