Berita Timor Rote Sabu
Jimmy Sianto Pertanyakan Pungutan Karcis Piala Gubernur
Seperti ini, pungli namanya. Dasar pemerintah menetapkan pungutan apa? Sata minta stop lakukan pungutan liar yang membebani masyarakat.
Penulis: Sipri Seko | Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Anggota DPRD NTT, Jimmy Sianto mempertanyakan pungutan karcis yang dilakukan panitia kompetisi sepakbola Piala Gubernur NTT 2016. Pasalnya, biaya event ini sudah dianggarakan dalam APBD, sehingga tidak perlu lagi dipungut karcis. Saat ini turnamen sedang berlangsung di Kupang.
"Pemerintah Provinsi NTT menyelenggarakan Turnamen Sepakbola Gubernur NTT Cup dengan alokasi anggaran dari APBD NTT tapi kok masyarakat yang mau nonton harus lagi dibebani dengan karcis masuk dan undangan VIP yang harus dibayar dengan harga Rp 1 juta. Masih saja rakyat dijajah oleh pemerintahnya sendiri. Mau nonton harus bayar padahal turnamen tersebut sudah dibiayai dengan uang dari rakyat," kata Jimmy Sianto, Jumat (22/7/2016).
Jimmy mengaku, dirinya sudah SMS Kadispora, Nahor Talan dan Sekda NTT, Frans Salem dan anggota DPRD NTT lainnya.
"Dalam pembahasan anggaran, tidak ada penyampaian tentang kekurangan anggaran. Kenapa saat pelaksanaan jadi kurang? Event seperti ini yang dibiayai oleh APBD, jangan lagi bebani masyarakat yang ingin menonton. Seperti ini, pungli namanya. Dasar pemerintah menetapkan pungutan apa? Sata minta stop lakukan pungutan liar yang membebani masyarakat," tegas Jimmy.
"Katanya anggaran tidak cukup. Padahal waktu bahas anggaran mereka yang usul begitu kita iya saja. Saya sudah minta pungutan yang membebani masyarakat," katanya. **