Usut Pengaturan Skor di Piala Gubernur 2016

Di hadapan bapak Marsel Petu bupati ENDE tim PERSE ENDE menunjukan sepak bola lawak yg jauh dari karakter orng flores.

Penulis: Sipri Seko | Editor: Sipri Seko
ilustrasi
ilustrasi 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Babak penyisihan Piala Gubernur NTT 2016, telah berakhir, Rabu (20/7/2016). Delapan tim memastikan tiket babak perempafinal. Namun, dugaan pengaturan skor mengemuka dalam event ini.

Komentar para nitizen di media sosial sangat terasa. Mereka mengkritisi pertandingan Persab Belu melawan Perseftim Flores Timur yang kemudian menyingkirkan Persap Alor dan pertandingan Persedaya vs Perse Ende, yang berakhir imbang untuk tersingkirnya PS Kota Kupang.

"Jadi lengkap penyakit sepakbola NTT di ajang Piala Gubernur 2016...kemrin Perseftim vs Persap Belu tontonkan pola pengaturan skor, hari ini Perse Ende vs SBD kembali lakukan hal yang sama...kasihan nasib sepak bola NTT."

Demikian Sokan Teibang dalam akun facebooknya.

"Menang di lapangan secara terhormat dan kalah pun bermartabat. Ini kompetisi bermartabat untuk merajut kebersamaan dan persaudaraan dalam meraih prestasi. Refleksi Piala Gubernur NTT Tahun 2016, pertandingan terakhir Pool C dan Pool A...."Pertontonkanlah permainan yang indah sehingga menang secara terhormat dan kalah pun bermartabat. Junjung tinggi nilai nilai sportivitas,"...Gubernur NTT" tulis Willy Dambu di facebook.

"Inilah yang membuat tersendat sendat perkembangan sepak bola NTT....karena kemenangan dan kekalahan dalam sebuah pertandingan sekelas piala Gubernur tidak fair," kata Lahal VAN Early.

Apakah panitia dan Asprov PSSI NTT melihat hal ini? Belum ada komentar. Yang jelas, mereka pasti sudah mendengar sentilan-sentilan ini dan menyimaknya di media sosial. **

"Harus diusut. Tidak bisa dibiarkan. Mana komisi disiplin. Orang awam saja tahu bawa ada permainan." tulis Sokan Teibang

Lukman Hakim menulis," Di hadapan bapak Marsel Petu bupati ENDE tim PERSE ENDE menunjukan sepak bola lawak yg jauh dari karakter orng flores." **

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved