Berita Flores Lembata Alor

Tatu Mengakui Ada Informasi Petugas Dishub Matim Minta Uang

Masyarakat Matim mengeluhkan sikap oknum petugas di dinas perhubungan setempat yang sering melakukan penilangan secara ilegal di Kota Borong.

Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Nikolaus Tatu 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Robert Ropo

POS KUPANG.COM, BORONG - Masyarakat Kabupaten Manggarai Timur (Matim) mengeluhkan sikap oknum petugas di dinas perhubungan (Dishub) setempat yang sering melakukan penilangan secara ilegal di Kota Borong.

Selain melakukan tilang ilegal, warga juga mengeluhkan petugas lapangan yang sering lalai dalam mengatur parkiran kendaraan di Kota Borong yang dibiarkan begitu saja.

Keluhan ini disampaikan beberapa warga yang enggan dituliskan namanya ketika ditemui Pos Kupang di Borong, Rabu (20/7/2016). Warga berharap agar pimpinan Dishub Matim bisa menegur dan membina petugas yang nakal dan lalai.

Sekretaris Dinas Perhubungan Matim, Nikolaus Tatu, didampingi Kabid Perhubungan Darat Dishub Matim, Siprianus Son, ketika dikonfirmasi Pos Kupang di ruang kerjanya, Rabu (20/7/2016), membenarkan pengaduan masyarakat tersebut.

Tatu juga mengakui ada informasi dari masyarakat yang menyebutkan petugasnya yang ditempatkan di lapangan sering melakukan penilangan ilegal dan meminta uang. Para petugas juga sering lalai kerja, tidak mengatur kendaraan dengan baik.

"Intinya, warga mengadu karena para petugas bekerja tidak sesuai aturan yang telah ditentukan. Mereka selalu bekerja di luar itu," kata Tatu. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved