Perempuan Itu Tokoh Luar Biasa
Sebagai orang bahasa, kata Djahimo, dirinya harus membaca buku Bunga Perjalanan secara berulang kali
Penulis: John Taena | Editor: Marsel Ali
Laporan wartawan Pos Kupang, John Taena
POS KUPANG.COM,KUPANG--Buku Prosa dan Puisi Bunga Perjalanan, karya Sri Jayanti, secara umum di dalam isi prosa maupun puisi lebih menekan posisi penulis sebagai ibu kepada anaknya dan sebaliknya posisi seorang anak kepada ibunya.
"Secara umum di dalam isi prosa maupun puisi, lebih menekan posisi penulis sebagai ibu kepada anaknya, dan posisi anak kepada ibunya," demikian, Santri Djahimo, M.A., PHd, saat membedah buku Bunga Perjalanan karya Sri Jayanti, di Naikoten II, Kupang, Sabtu (16/7/2016).
Sebagai orang bahasa, kata Djahimo, dirinya harus membaca buku Bunga Perjalanan secara berulang kali.
Hal ini bertujuan untuk memahami makna yabg terkandung dalam setiap kalimat.
"Saya lebih membedah dari aspek bahasa, buku ini saya baca berulang kali untuk saya bisa mengerti isinya," ujar Djahimo.
Bahasa dan ekspresi yang digunakan oleh penulis, lanjutnya sangat kuat. Terdapat unsur perempuan luar biasa yang digambarkan oleh penulis dalam setiap karyanya.
"Kisah-kisah yang ada di dalam buku ini unsur perempuan digambarkan sebagai tokoh yang luar biasa," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/beda-buku_20160716_120134.jpg)