Pencurian Sapi, Leonardus Tilik: Penyidik Hanya Tunjuk Foto Sapi

Tersangka kasus pencurian 19 ekor sapi Lelowai, Leonardus Tilik mengakui ketika penyidik dari Polda NTT datang beberapa waktu lalu, dirinya tidak bisa

Penulis: Fredrikus Royanto Bau | Editor: Alfred Dama
Net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Tersangka kasus pencurian 19 ekor sapi Lelowai, Leonardus Tilik mengakui ketika penyidik dari Polda NTT datang beberapa waktu lalu, dirinya tidak bisa membuktikan kepemilikannya atas 19 ekor sapi yang telah disita polisi.

Ini karena penyidik hanya menunjukkan foto sapi, bukan fisik sapi miliknya.

Leonardus mengatakan itu ketika dikonfirmasi melalui ponselnya, Jumat (8/7/2016). Menurutnya, pada saat itu, foto yang ditunjukkan penyidik tidak jelas dan pada sapi itu tertera cap yang tidak dikenalinya.

"Penyidik tunjuk foto, saya bilang itu bukan sapi saya karena ada cap payung dan nama Berek. Kalau bukan saya punya, saya mau kenal bagaimana? Kecuali mereka bawa sapinya dan saya tidak kenal ya itu saya salah. Tapi ini hanya bawa foto dan fotonya juga tidak jelas," ujarnya.

Menurutnya, sapi miliknya yang disita polisi setahun lalu itu tinggal dua ekor yang saat ini diikat di Mapolsek Tasbar. Sementara 17 ekor lainnya tidak diketahui keberadaannya.

Leonardus mengatakan, masih mengingat persis cap dan nama pada 19 ekor sapi miliknya yang disita polisi setahun lalu. "Sapi saya itu ada cap kapak dan nama. Sapi-sapi itu dapat dari belis saudari, belis anak nona jadi capnya beda-beda. Saya masih ingat semua capnya.

Ada cap BMB Mario, Remi Mario, Redi Maria R. Ada cap kapak. Kita ambil di orang yang berbeda sehingga capnya berbeda pula," jelasnya.*

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved