Berita Timor Rote Sabu

Guido Opat Diratapi Dua Adiknya

Sambil berlari menuju pintu mobil jenasah, Martinus Opat (12) bersama adiknya Yuliana Opat (10) tak henti - hentinya meratapi kepergian sang kakak

Penulis: John Taena | Editor: Marsel Ali
Pos Kupang/John Taena
RATAP - Ketika tiba di rumah duka yang berada di wilayah RT 10A, RW 04, Kelurahan Oepura, Kota Kupang, korban diratapi adiknya (baju ungu), Yuliana Opat (10). Senin (4/7/2016) 

Laporan wartawan Pos Kupang, John Taena

POS KUPANG.COM, KUPANG - Kedua anak kecil itu tak mampu menahan isak tangis tatkala mobil jenasah milik RSUD Prof. W. Z. Johanes, memasuki halaman sebuah rumah kecil di wilayah RT 10A, RW 04, Kelurahan Oepura, Kota Kupang.

Sambil berlari menuju pintu mobil jenasah, Martinus Opat (12) bersama adiknya Yuliana Opat (10) tak henti - hentinya meratapi kepergian sang kakak, Guido Opat (18), yang selama ini menjadi tulang punggung untuk menghidupi mereka.

"Mereka punya bapak sudah meninggal, sementara mamanya kawin lagi. Selama ini Dia (korban) yang jadi tulang punggung untuk adik- adiknya," ujar salah satu pelawat di rumah duka.

Informasi yang dihimpun Pos Kupang.com, di rumah duka menyebutkan, Martinus Opat (12) sudah putus sekolah saat berada di bangku kelas V.

Sementara Yuliana Opat (10) masih duduk di bangku kelas tiga SD Oepoi, Kota Kupang.

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved