Lipsus Gaya Hidup Sulam Alis
Pria pun Ikut Menyulam Alis
Tampil cantik bagi perempuan itu biasa. Bagaimana dengan kaum pria? Di Kota Kupang saat ini justru semakin banyak kaum pria merias diri di salon keca
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Tampil cantik bagi perempuan itu biasa. Bagaimana dengan kaum pria? Di Kota Kupang saat ini justru semakin banyak kaum pria merias diri di salon kecantikan yang menawarkan beragam pilihan. Yang sedang tren adalah menyulam alis dan bibir.
Bagi kaum perempuan menyulam alis atau bibir agar tampil cantik dan percaya diri dan tidak ribet. Sedangkan bagi kaum laki-laki, menyulam alis agar terlihat macho dan percaya diri.
Ditemui Pos Kupang di Melisa Salon, Flobamora Mall Kupang pekan lalu, Randy, seorang pelanggan salon itu mengungkapkan, dirinya memiliki alis yang sangat tipis sehingga ia merasa minder.
Dia merasa perlu menyulam agar alis sesuai keinginannya. Dia tidak malu ke salon karena teknologi kecantikan menawarkan berbagai kemudahan untuk tampil lebih fresh dan macho.
"Teknologi sulam saat ini sudah banyak. Saya bisa meminta disulam sesuai keinginan seperti agak tebal dan panjang. Kalau alis asli sangat tipis sehingga wajah saya terlihat feminim. Saya ingin agar wajah saya terlihat lebih mahco sebagaimana layaknya laki-laki," ujar Randy yang tidak mau Pos Kupang mengambil gambarnya.
Hal ini diakui pemilik Melisa Salon, Indah Surya. Indah mengakui, selain perempuan menyulam bibir dan alis, ia juga melayani laki-laki. Sejauh ini laki-laki umumnya meminta sulam alis mata. Yang datang ke salon itu rata-rata laki-laki pekerja kantoran dan PNS.
Lain Randy, lain pula dengan beberapa perempuan yang melakukan sulam alis dan bibir di Key Salon Flobamora Mall. Beberapa klien Key Salon yang ditemui secara terpisah, yakni Deby Ketrin, Nining, Putri, Chika, Reny dan Kiki, mengakui memilih sulam alis dan bibir karena ingin tampil lebih cantik dan fresh.
Deby Ketrin memilih sulam alis karena lebih praktis. Sebelumnya bila hendak ke kantor dia harus pakai pensil menggambar alis yang menyita waktu. Ketika mendengar ada jasa sulam alis di Key Salon, ia langsung
memanfaatkannya.Alhasil, saat ini kalau ke kantor atau acara yang formal misalnya pesta nikah, wisuda, ulang tahun atau acara kantor lainnya, Deby tidak repot lagi.
Menurut Deby, sulam alis di Key Salon tidak terasa nyeri atau sakit. "Saya rasakan sendiri tidak sakit dan tidak ada dampak apapun terhadap kulit maupun wajah," tuturnya. Menurutnya, sulam alis dan bibir bukan sekadar lagi tren tapi sudah menjadi kebutuhan.
"Apalagi saya wanita karier yang selalu berangkat ke mana- mana," ujar Deby yang dibenarkan teman-temannya Putri, Chika, Reni dan Kiky. Chika menyeletuk, "Yah biar tidak repot gambar alis, tampilan lebih rapi dan cantik dan yang jelas kalau ke mana-mana tidak buang waktu banyak untuk gambar alis."
Klien lainnya, Nining juga memilih sulam alis dan bibir karena tidak ada dampak apapun terhadap kulit dan wajahnya Nining mengatakan, saat awal memang terasa sakit tetapi karena dibius dulu baru disulam sehingga tidak merasa sakit.
"Saya minta disulam dengan warna pink atau merah mudah. Walau demikian saya tetap pakai lispstik dengan bibir yang sudah terbentuk atau sudah digambar. Ini lebih baik dari sebelumnya dan tidak berantakan. Saya sulam bibir ini karena bibir saya hitam, jadi untuk menghilangkan warna hitam ini dengan sulam," kata Nining.
"Semua orang diciptakan sesuai dengan gambar dan rupa Allah. Tetapi melakukan sulam alis dan bibir bukan berarti melawan kodrat. Itu dilakukan agar tampil lebih cantik, fresh dan percaya diri," tambah Nining lagi. (nia)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/sulam-alis_20160703_181433.jpg)