Indonesia Hentikan Ekspor Batubara ke Filipina

Pemerintah Indonesia masih menghentikan ekspor batubara ke Filipina guna keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI).

Indonesia Hentikan Ekspor Batubara ke Filipina
Ambaranie Nadia K.M
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi 

POS KUPANG.COM, JAKARTA - Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi memastikan pemerintah Indonesia masih menghentikan ekspor batubara ke Filipina guna keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI). Penghentian ekspor tersebut sudah berlangsung sejak kejadian kedua penyanderaan yang terjadi April 2016 lalu.

"Ini menjadi hasil keputusan yang ketiga, pemerintah Indonesia memutuskan untuk melanjutkan moratorium pengiriman batu bara, akan terus jalan sampai ada jaminan keamanan dari pihak Filipina," ujarnya di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Jumat (24/6).

Dia menjelaskan lebih dari 90 persen kebutuhan batu bara Filipina Selatan mengandalkan ekspor dari Indonesia. "Karena itu moratorium akan terus dilakukan sampai pemerintah Filipina dapat memberikan jaminan keamanan," lanjutnya.

Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi juga memastikan terkait penyanderaan kepada tujuh orang WNI di laut Sulu, Filipina Selatan. Penyanderaan terjadi sekitar pukul 11.30 waktu setempat dan pukul 12.45 waktu setempat pada 20 Juni 2016 oleh dua kelompok bersenjata berbeda.

"Saya dapat mengonfirmasi bahwa telah terjadi penyanderaan warga negara Indonesia secara dua tahap pada hari yang sama," kata Retno.

Dua kejadian tersebut menimpa Kapal Tugboat Charles 001 dan Kapal Tongkang Roby 152 yang membawa 13 ABK dan tujuh diantaranya disandera. Sementara sisanya, sedang menuju Samarinda. "Enam yang dibebaskan, sudah menuju Samarinda," imbuhnya. (tribun/rio/nic)

Editor: Agustinus Sape
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved