Titu Eki: Kalau Tidak Tanam Nanti Lihat Apa Akibatnya

Pohon itu harus diberi papan identitas orang yang tanam supaya nanti diperiksa Satpol PP. Kalau tidak tanam, nanti lihat saja apa akibatnya.

POS KUPANG.COM, OELAMASI - Bupati Kupang, Ayub Titu Eki, menginstruksikan kepada semua PNS yang berkantor di Civic Center Oelamasi agar masing-masing menanam satu pohon. PNS yang tidak menanam akan diberi sanksi keras.

"Satu orang PNS wajib tanam satu pohon. Pohon itu harus diberi papan identitas orang yang tanam supaya nanti diperiksa Satpol PP. Kalau tidak tanam, nanti lihat saja apa akibatnya," tandas Titu Eki, dalam apel kekuatan di halaman Kantor Bupati Kupang, Senin (6/6/2016) pagi.

Titu Eki mengaku agak kesal karena program Tanam Paksa dan Paksa Tanam tidak ditanggapi serius oleh para PNS se-Kabupaten Kupang.

"Contohnya, saya suruh tiap sekolah buat kebun sekolah. Guru dan murid harus menanam pohon minimal satu orang satu pohon. Tapi baru-baru ini saya periksa, guru tidak tanam. Yang tanam muridnya. Saya suruh berdiri dekat pohon yang dia tanam, guru usir muridnya dan berdiri di pohon yang ditanam muridnya. Ini sangat keterlaluan," cerita Titu Eki menahan amarah.

Titu Eki memuji tiap SKPD yang sudah mulai menanam di halaman kantornya masing-masing. Namun ia minta agar masing-masing PNS di tiap SKPD supaya menanam satu pohon.

"Masak tamu datang ke Civic Center cuma lihat rumput dan belukar dan panas menyengat. Percuma saja bupatinya teriak-teriak supaya tanam, stafnya cuma pangku tangan dan nonton saja," semprot Titu Eki dengan nada marah. (*)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved