Pada Bali Inter Hash 2016 di Denpasar

Jai KHHH Bikin Heboh Interhash

Kupang H3 akan kami dukung jika mencalonkan diri sebagai tuan rumah pertemuan Hash nasional kalian pasti mampu.

Jai KHHH Bikin Heboh Interhash
ist
Jai KHH di Bali Inter Hash 2016 

DI depan ribuan peserta Bali Inter-Hash 2016 pada malam penutupan, Senin (23/5/2016), kontingen Kupang Hash House Harriers (KHH) menampilkan tarian jai dan gemu fa mire. Penampilan tim KHH mendapat sambutan heboh dari para peserta yang datang dari seluruh dunia.

Sekitar 6.000 hasher dari seluruh dunia, datang meramaikan acara tingkat dunia yang diikuti klub klub hash terkemuka itu. Sesuai rencana, untuk menggemakan nama KHHH ke seluruh dunia dan penjajakan untuk menjadi tuan rumah Pan Indo Hash 2019 maka KHHH mempersiapkan tarian daerah NTT juga aksesoris tenun ikat sebagai ciri khas NTT.

"Kupang Hash di luar dugaan membuat gebrakan hebat di ajang dunia ini," ujar Kumaram peserta inter Hash dari Malaysia.

Dua peserta dari Australia bahkan sangat aktif ikut menari Jai bersama ratusan peserta lainnya. Suasana penutupan benar benar semarak dan akrab. "Kupang H3 akan kami dukung jika mencalonkan diri sebagai tuan rumah pertemuan Hash nasional kalian pasti mampu," kata Wijaya, Hasher Mataram H3.

"Banyak manfaat yang akan didapat oleh Kupang jika mampu menjadi tuan rumah perhelatan hash nasional atau international. Ratusan, bahkan ribuan hasher akan datang dengan biaya sendiri. Ini berarti, penerbangan, perhotelan, catering dan lainnya akan mendapat manfaat langsung dari ajang tersebut. Namun tentu untuk menyukseskan acara dukungan pemerintah," ujar Ketua Kontingen NTT, Sahadewa dalam siaran persnya.

Ia mengatakan, perlahan tapi pasti, KHHH telah menyiapkan berbagai acara dan [rogram untuk menempa kemampuan dan kekompakan para anggota. Hal ini agar suatu hari siap kembali mengadakan acara besar seperti tahun 2000-an lalu.

Kupang Hash House Harriers (KHHH) mengirim 71 anggotanya mengikuti Bali International Hash 2016. Kontingen diresmikan oleh Charles Pitoby sebagai senior Advisor KHHH di Taman Dedari Sikumana, Selasa (17/5/2016).

Kontingen dilepas oleh perwakilan pengurus yang tidak ikut berangkat dan bertanggungjawab untuk tetap menyelenggarakan acara hash di Kupang, Toni Lerrick. KHHH, kata Pitoby, adalah termasuk 10 klub Hash tertua di Indonesia.

Charles Pitoby yang punya nama hash "Godfather" mengharapkan semua anggota kontingen mengikuti seluruh rangkaian acara InterHash di Bali dengan penuh kekompakan dan suka cita. "Tidak ada perbedaan apapun jika mengikuti hash. Perlu diketahui klub hash adalah klub olahraga lari atau jalan sehat di akhir pekan yang berprinsip menggalang persahabatan, mencari kebugaran dan kegembiraan. Atau biasa disebut friendship, fitness, dan fun," tegasnya. (eko)

Penulis: Sipri Seko
Editor: Sipri Seko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved