Adu Penalti Jadi Momok untuk Madrid dan Atletico

Pada semua ajang di pentas Eropa, kedua tim jarang sekali terlibat dalam adu penalti, terutama Real Madrid

Adu Penalti Jadi Momok untuk Madrid dan Atletico
Pos Kupang/AFP
JOHN MACDOUGALL/AFP - Jan Oblak menggagalkan penalti Thomas Mueller saat Atletico Madrid melawan Bayern Muenchen pada semifinal kedua Liga Champions di Allianz Arena, 3 Mei 2016. 

POS KUPANG.COM, MILAN - Final Liga Champions antara Real Madrid dan Atletico Madrid di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (28/5/2016), diprediksi berlangsung ketat. Bukan mustahil, laga harus ditentukan melalui adu penalti.

Pada semua ajang di pentas Eropa, kedua tim jarang sekali terlibat dalam adu penalti, terutama Real Madrid. Los Merengues hanya pernah tiga kali menjalani drama hidup mati itu.

Di sisi lain, Atletico sedikit lebih banyak pengalaman dari Real Madrid. Namun, pada dasarnya kedua tim tidak terlalu baik dalam urusan adu tendangan 12 pas itu.

Sepanjang sejarah di kompetisi Eropa, Real Madrid hanya pernah tiga kali terlibat adu penalti. Si Putih pun hanya berhasil menenangi satu dari drama tersebut atau dengan rasio 33 persen.

Real Madrid hanya berhasil menang satu kali yang didapat pada ronde kedua Piala Champions (sekarang Liga Champions) 1986-1987 menghadapi Juventus.

Los Merengues menang 3-1 berkat eksekusi Emiliano Butragueno, Jorge Valdano, dan Juanito yang hanya bisa dibalas satu oleh Juventus melalui Beniamino Vignola. Sedangkan dua drama adu penalti lainnya, berakhir dengan hasil minor. (kompas.com)

Editor: Marsel Ali
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved