Berita Flores Lembata Alor

Pasar Internasional Minta Pasokan 2 Juta Liter Kopi Arabika Flores

Pasar eksport di Eropa dan Amerika meminta suplai 2 juta liter kopi arabika (kulit tanduk atau HS basah)

Pasar Internasional Minta Pasokan 2 Juta Liter Kopi Arabika Flores

Laporan wartawan Pos Kupang, Eugenius Mo'a

POS KUPANG.COM, RUTENG---Pasar eksport di Eropa dan Amerika meminta suplai 2 juta liter kopi arabika (kulit tanduk atau HS basah) di Pulau Flores, namun permintaan itu baru bisa dipenuhi sejumlah 50-75 persen dari total eksport. Pihak eksportir mengharapkan petani kopi di Manggarai dan Bajawa, daerah penghasil kopi terbesar memanfaatkan peluang ini.

Perwakilan eksportir kopi Flores, PT Indocom , Suharman menjelaskan eskportir kopi belum bisa memenuhi permintaan itu dalam setiap kali eksport. Tahun 2015, kata Suharman, ditargetkan 2 juta liter kopi HS basah, hanya bisa dipenuhi sekitar 1.500 juta liter. Pada 2016 masih tetap ditargetkan pasokan 2 juta liter.

"Target untuk Bajawa 1juta liter, sisanya dipasok dari Manggarai Timur (Matim). Bagus kalau Matim bisa suplai sampai dengan 500 liter atau lebih. Eksport kopi Matim masuki tahun ketiga," kata Suherman, kepada Pos Kupang.Com, Selasa (17/5/2106).

Citarasa khas kopi Manggarai, kata Suherman,memberikan cita rasa berbeda kepada konsumen kopi di Eropa, Amerika dan Asia. Cita rasa itu muncul dari daerah tumbuh kopi pada ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut, tanaman tumbuh secara alamiah dan didukung iklam dan cuaca yang bagus.

Menurut Suharman, produksi kopi musim panen 2016 akan lebih baik dari tahun 2015, karena curah hujan dan iklim yang bagus. Produksi kopi Manggarai Timur terkonsentrasi di Kecamatan Pocoranaka dan Pocoranaka Timur sudah mulai panen perdana pada bulan Mei. Sedangkan kopi Bajawa diperkirakan panen perdana bulan Juni 2016.

"Berapapun produksi kopi dari petani, eskportir bisa beli
seluruhnya. Harga pasar eksport kopi lebih mahal dibanding harga dibeli oleh pedagang umum. Penentuan harga kopi berdasarkan kesepakatan bersama petani dan eksportir," ujar Suharman. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved