Pendapatan KSU Talenta Rp 15 M
RAT dihadiri Ketua Sinode GMIT, Pendeta Dr. Mery LY Kolimon dan Kepala Dinas Koperasi Kota Kupang, Dra. Belina Uly,.
POS KUPANG.COM, KUPANG - Koperasi Serba Usaha (KSU) Talenta mengalami kemajuan dalam banyak aspek. Salah satunya adalah pendapatan pada tahun buku 2015 sebesar Rp 15,9 miliar atau naik 10 persen atau mengalami penambahan dana Rp 1,5 miliar dari tahun buku 2014 sebesar Rp 14,4 miliar.
Ketua KSU Talenta, Chistofel Liyanto mengatakan hal ini saat Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-20 koperasi itu di Gedung KSU Talenta samping Rumah Jabatan Gubernur NTT, Sabtu (14/5/2015).
RAT dihadiri Ketua Sinode GMIT, Pendeta Dr. Mery LY Kolimon, Kepala Dinas Koperasi Kota Kupang, Dra. Belina Uly, pejabat yang mewakili Kadiskop NTT, Domi Ancis, pengurus koperasi dan ratusan anggota koperasi itu.
Chris menyebut selain pendapatan KSU meningkat meski diakui tak banyak, omzet mengalami peningkatan dari Rp 70 miliar (2014) menjadi Rp 72,6 miliar pada tahun 2015. Begitu pula biaya mengalami kenaikan dari Rp 13,7 miliar (2014) menjadi Rp 15,1 miliar (2015).
Sedangkan pada item struktur permodalan Chris menyebut, total aset Rp 42.705.000.000 (Rp 42 miliar lebih) tahun 2914 meningkat menjadi Rp 45.428.000.000 (Rp 45 miliar lebih) tahun 2015. Modal sendiri Rp 9.924.000.000 (Rp 9 milair lebih) pada 2014 menjadi Rp 11.858.000.000 (Rp 11 miliar lebih) dan modal luar Rp 32.775.000.000 (Rp 32 miliar lebih) pada 2014 menjadi Rp 33.569.000.000 (Rp 33 miliar lebih) pada 2015.
Sedangkan Sisa Hasil Usaha (SHU) setelah pajak kata Chris, yakni Rp 718 juta tahun 2014 dan Rp 747 juta tahun 2015. SHU sebelum pajak Rp 890 juta (2014) dan Rp 931 juta (2015).
Chris menilai, kinerja keuangan tahun 2015 biasa-biasa saja. Bahkan ia menyebut tidak menggembirakan walau pun tidak mengecewakan karena SHU mengalami pertumbuhan meski hanya 4,5 persen. Hal ini karena pengelola masih menyelesaikan piutang bermasalah selain divisi niaga yang belum berhasil menjual delapan unit rumah.
Ia juga mengatakan, saat ini jumlah karyawan sebanyak 125 orang dengan gaji di atas UMR bahkan memperoleh tunjangan hari raya tahun 2015 sebesar Rp 6 juta serta seluruh karyawan telah diikutkan pada program BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini kata dia, anggota koperasi yang tercatat pada tahun buku 2015 sebanyak 8.922 anggota. Mereka tersebar di Kota Kupang sebanyak 5.895 dan sisanya anggota di Cabang Alor, Ende, Maumere, Labuan Bajo, SoE dan Atambua.
Chris juga menyentil penurunan tingkat suku bunga menjadi sembilan persen per tahun snagat berdampak pada koperasi. Karena itu koperasi harus segera mengantisipasinya dengan menurunkan tingkat suku bunga simpanan agar dapat bersaing di sektor mikro.
Kadis Koperasi Kota Kupang, Dra. Belina Uly, yang membacakan sambutan Walikota Kupang mengatakan, koperasi dibentuk dengan misi yang mulia. Hidup matinya koperasi tergantung tanggung jawab seluruh pengurus dan anggota.
Ia juga mengatakan, RAT menjadi instrumen pertanggungjawaban pengurus termasuk kinerja. (pol)