Freddy Budiman Masuk Dalam Daftar Eksekusi Mati

Saya akan desak untuk Freddy Budiman dieksekusi. Freddy Budiman target kita

Freddy Budiman Masuk Dalam Daftar Eksekusi Mati
Tribunnews.com/HO
Terpidana mati kasus narkoba, Freddy Budiman, bertukar tempat dengan terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Baasyir di Lapas Pasir Putih Nusakambangan pada Sabtu (16/4/2016) sekitar pukul 09.00 WIB 

 POS KUPANG.COM - Jaksa Agung H.M. Prasetyo mengatakan terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman akan masuk daftar narapidana yang dieksekusi mati tahap ketiga tahun ini.

"Saya akan desak untuk Freddy Budiman dieksekusi. Freddy Budiman target kita," kata Prasetyo sebelum mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara Jakarta, Selasa.

Dia mengau masih menunggu gembong narkoba itu menggunakan hak hukumnya mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung dan Kejaksaan Agung akan memberikan batas waktu.

"Dia mengatakan akan menggunakan hak hukum mengajukan PK. Segera dipastikan mengajukan PK, tidak bisa menunggu lama-lama," kata Prasetyo.

Jaksa Agung mengatakan eksekusi mati tahap ketiga akan dilakukan dalam waktu dekat. "Belum kita pastikan jumlahnya berapa. Kita lihat dulu lah," kata Prasetyo.

Dia hanya mengungkapkan eksekusi mati tahap ketiga ini masih difokuskan kepada narapidana kasus narkoba.

"Biar semua tahu kita perang terhadap narkoba," tegas Prasetyo.

Ketika ditanya terpidana mati Marry Jane dari Filipina, Prasetyo mengatakan masih menunggu proses hukum di negara asalnya.

"Marry Jane masih menunggu proses hukum di Filipina," kata dia.

Prasetyo mengakui eksekusi mati mengundang pro dan kontra dari beberapa negara lain, namun praktik hukum ini adalah kedaulatan hukum Indonesia.

"Pro kontra tetap ada, tapi kan ini kedaulatan hukum kita," kata Prasetyo. *)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved