Kakek La Kaka Gantung Diri, Depresi karena Penyakit
Diduga karena depresi, La Kaka (80), seorang warga Desa Lontoi, Kecamatan Siompu,
POS KUPANG.COM, BUTON SELATAN -- Diduga karena depresi, La Kaka (80), seorang warga Desa Lontoi, Kecamatan Siompu, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, nekat mengakhiri hidupnya.
Ia ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Senin (2/5/2016) sekitar pukul 03.00 Wita.
Kapolsek Siompu, Iptu Marjuni, kepada media melalui pesan singkatnya, mengatakan, La Kaka diduga mengalami depresi akibat penyakit hipertensi dan sesak napas yang dideritanya sejak setahun yang lalu.
Sebelumnya korban juga pernah mencoba melakukan bunuh diri, namun masih dapat diselamatkan keluarganya.
La Kaka pertama kali ditemukan oleh anaknya, Wa Jaena (30), di samping jendela dapur sebelah kanan rumah korban.
Posisi La Kaka pada saat ditemukan dalam keadaan tergantung dengan seutas tali nilon warna biru yang terikat di leher.
Menurut Marjuni, tidak ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan pada tubuh kakek tersebut. Selain itu, dari keterangan keluarga, sudah dua minggu terakhir, La Kaka selalu mengatakan akan melakukan bunuh diri, sehingga pihak keluarga mengamankan semua benda-benda tajam yang ada di dalam rumah korban.
Pihak keluarga menolak untuk otopsi jasad La Kaka. (Kompas.Com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ilustrasi_20160503_074816.jpg)