Bupati TTS Serahkan SK SDN Tilmat

Hari pendidikan nasional (Hardiknas) tahun 2016, Senin (2/5/2016) menjadi sebuah berkat tersendiri bagi masyarakat Desa Nuapin, khususnya Dusun Sutu'

Penulis: Jumal Hautes | Editor: Alfred Dama
POS KUPANG/JUMAL HAUTEAS
Bupati TTS, Paul Mella saat menyerahkan SK peningkatan status TRK SDN Sutu al menjadi SDN Tilmat kepada tokoh masyarakat setempat dalam perayaan Hardiknas tahun 2016 tingkat Kabupaten TTS, Senin (2/5/2016) 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Jumal Hauteas

POS KUPANG.COM, SOE -- Hari pendidikan nasional (Hardiknas) tahun 2016, Senin (2/5/2016) menjadi sebuah berkat tersendiri bagi masyarakat Desa Nuapin, khususnya Dusun Sutu'al.

Karena pelaksanaan upacara peringatan Hardiknas tahun 2016 tingkat Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang dipimpin langsung Bupati TTS, Ir. Paulus V. R. Mella, M. Si dipusatkan di halaman SDN Sutu'al, juga sekaligus peningkatan status TRK SDN Sutu'al menjadi SDN Tilmat dan juga pembukaan SMP Negeri Satu atap (Satap) Nuapin.

Dalam pengantarnya sebelum menyerahkan surat keputusan (SK) peningkatan status TRK SDN Sutu'al menjadi SDN Tilmat kepada tokoh masyarakat dan guru penanggung jawab SDN Tilmat, Bupati TTS, Ir. Paulus V. R. Mella, M. Si memberikan apresiasi kepada para tokoh masyarakat setempat yang sudah dengan rela dan ikhlas menghibahkan tanah seluas dua hekta are untuk menjadi lokasi pembangunan fasilitas pendidikan yang dibutuhkan pada SDN Tilmat ke depan.

"Terma kasih kepada para orangtua, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan keluarga yang sudah bersedia menyerahkan tanahnya seluas dua hekta are untuk menjadi lokasi pembangunan sekolah unit baru yakni SDN Tilmat yang mulai terhitung hari ini (Senin, 2/5/2016) sudah tidak lagi TRK, tetapi sudah menjadi SDN Tilmat yang tentunya membutuhkan lahan untuk pembangunan fasilitas unit sekolah baru di tahun-tahun mendatang," jelas Mella.

Mella juga menegaskan, sesuai dengan nama sekolah ini, yang secara harafiah berarti berjalan ke depan, orang tua, tokoh masyarakat, tokoh adat dan seluruh masyarakat di dusun Sutu'al harus memaknai secara baik sehingga di kemudian hari tidak muncul klaim dari pihak tertentu terkait masalah kepemilikan lahan. Karena jika itu terjadi, pembangunan pendidikan yang merupakan pembangunan manusia tidak akan berjalan maju. Namun justru akan mundur.

"Namanya SDN Tilmat artinya berjalan maju. Jadi sekolah ini harus terus maju dan jangan mundur, hanya karena ada orang tua kita yang klaim lagi tanahnya. Sebab membangun pendidikan itu sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Jadi kesediaan lahan itu merupakan sumbangsih masyarakat dan pemerintah tidak mungkin siapkan dana untuk ganti rugi lahan," tegasnya.

Mengenai pembukaan SMP Negeri Satap Nuapin, Mella menegaskan hal tersebut dilakukan pemerintah untuk memberikan ruang yang cukup bagi anak-anak di Desa Nuapin agar bisa mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. "Kita buka SMP Negeri Satap Nuapin ini sekaligus kita canangkan gerakan kembalikan anak ke sekolah. Jadi mulai sekarang orang tua dan linmas harus bersinergi mendata kembali anak-anak usia SD maupun SMP yang saat ini tidak sekolah untuk bawa kembali ke sekolah pada tahun ajaran baru," tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Mella juga sekaligus menyerahkan SK pembukaan PKBM Nuapin untuk mengakomodir anak-anak putus sekolah pada tingkat SD maupun SMP yang sudah melewati usia sekolah agar bisa mendapatkan penyetaraan pendidikan setara SD maupun SMP. "Anak-anak yang sudah lewat usia sekolah masukkan ke PKBM Nuapin agar bisa dapat ijasah paket A atau paket B, bahkan orang tua yang masih buta huruf juga masukkan," tegasnya.*

Ikuti terus berita-berita terkini dan menarik dari http://pos-kupang.com  atau http://kupang.tribunnews.com

Like Facebook www.facebook.com/poskupang
Follow Twitter https://twitter.com/poskupang  

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved