Rabu, 15 April 2026

10 WNI Dibebaskan, Tentara Filipina Bombardir Militan Abu Sayyaf

Juru bicara kemiliteran Filipina, Mayor Filemon Tan, mengatakan sejauh ini sudah 14 orang militan Abu Sayyaf yang tewas dalam serangan mereka.

Editor: Alfred Dama
Gabriel Mistral/Getty Images
Militer Filipina bersatu padu melawan kelompok Abu Sayyaf. 

POS KUPANG.COM, ZAMBOANGA -- Usai 10 WNI dibebaskan, pasukan militer Filipina sibuk membombardir militan kelompok Abu Sayyaf di Sulu, Minggu (1/5/2016).

Juru bicara kemiliteran Filipina, Mayor Filemon Tan, mengatakan sejauh ini sudah 14 orang militan Abu Sayyaf yang tewas dalam serangan mereka.

Bombardir dilakukan melalui serangan udara di daerah yang diyakini menjadi tempat militan Abu Sayyaf menahan para sanderanya.

Pasukan militer Filipina menghujani lokasi-lokasi tersebut dengan misil yang dijatuhkan oleh sejumlah pesawat dan helikopter militer.

"Pokoknya yang penting operasi ini tengah dilakukan dan akan terus dilanjutkan," katanya.

Upaya tersebut dilakukan atas janji Presiden Filipina Benigno Aquino bahwa dirinya akan berusaha menangani para penjahat tersebut.

Enam hari setelah pemenggalan sandera asal Kanada, John Ridsdel, sandera Abu Sayyaf kembali berkurang atas bebasnya 10 WNI yang jadi sandera mereka.

Masih tersisa empat WNI lain yang diculik pada awal April lalu.

Telah diberitakan bahwa Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan 10 WNI yang dibebaskan siap dipulangkan dari Zamboanga ke Jakarta. (Zamboanga Today/Inquirer/Ruth Vania C/Kompas.com)

Ikuti terus berita-berita terkini dan menarik dari http://pos-kupang.com  atau http://kupang.tribunnews.com

Like Facebook www.facebook.com/poskupang
Follow Twitter https://twitter.com/poskupang

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved