Warga Kampung Solor Terkejut Ada Mayat di Pasir

Warga RT 15 RW 05 Kelurahan Kampung Solor, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang dikejutkan dengan penemuan jasad Domi (45) yang terbujur kaku di pasir Pan

Warga Kampung Solor Terkejut Ada Mayat di Pasir
POS KUPANG/JUAN SELI TUPEN
Pihak Kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukannya mayat Domi (45), Jumat (29/04/2016) di Pantai Solor. 

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Warga RT 15 RW 05 Kelurahan Kampung Solor, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang dikejutkan dengan penemuan jasad Domi (45) yang terbujur kaku di pasir Pantai Solor, Jumat (29/4/2016) sekitar pukul 09:00 Wita.

Menurut Lambertus Mone, nelayan yang pertama kali menemukan mayat pemulung asal Kefa ini, sekitar pukul 07.00 Wita saksi masih sempat memberi makan Domi yang tengah sakit.

Beberapa saat kemudian, melihat korban duduk membelakangi saksi sambil bersandar di pohon di pinggir pantai itu.

"Domi ini pemulung. Dia biasa tidur di pantai ini. Kemarin dia mengeluh sakit sehingga saya memberi dia makan dan minum obat. Sehabis itu dia juga ke kamar kecil lalu menuju ke pohon berbaring seperti sedang tidur," ujar Mone.

Melihat korban berbaring, saksi pergi ke pantai untuk mengecek perahu.

"Dia duduk bersandar di pohon dan saya tidak hiraukan. Saat ke arah perahu saya kaget Domi tertelungkup ke pasir, terus ia batuk-batuk saya pun berlari menghampirinya," ungkap Mone.

Melihat kondisi Domi semakin buruk, Mone lalu bergegas memanggil kerabat yang lain untuk menyelamatkan nyawa Domi.

"Karena panik saya langsung memanggil Simeon Boby yang saat itu sedang menarik pukat. Lalu kami berdua mengangkat tubuh korban yg masih bernafas untuk disandarkan di batang pohon. Lalu kami mencari keluarga korban di wilayah Bonipoi dan meminta bantuan ke warga sekitar. Saat kami kembali tubuh korban sudah kaku tak bernyawa," ujar Mone.

Dengan kondisi korban sudah tak bernyawa bersama warga lalu menghubungi pihak Kepolisian dan Kelurahan setempat.

Sekitar pukul 09:15 Wita pihak Kepolisian Polres Kupang Kota bersama Polsek Kelapa Lima tiba di lokasi lalu melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Selesai oleh TKP mayat lalu dibawa pihak medis Rumah Sakit Bhayangkara Kupang untuk diotopsi.(sel)

Ikuti terus berita-berita terkini dan menarik dari http://pos-kupang.com  atau http://kupang.tribunnews.com

Like Facebook www.facebook.com/poskupang
Follow Twitter https://twitter.com/poskupang

Editor: Alfred Dama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved