Berita Flotim

Kepsek Fransiskus : Biarkan Polisi Bekerja Saat Dilaporkan Mantan Wakaseknya ke Polisi

Fransiskus D.B Fernandez, Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Larantuka d

Kepsek Fransiskus : Biarkan Polisi Bekerja Saat Dilaporkan Mantan Wakaseknya ke Polisi
Net
Ilustrasi guru 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Feliks Janggu

POS KUPANG.COM, LARANTUKA -- Fransiskus D.B Fernandez, Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Larantuka dilaporkan ke polisi oleh mantan wakil kepala sekolahnya, Yuliana L Teluma, Sabtu (23/4/2016).

Fransiskus dalam rapat dewan guru diduga telah mencemarkan nama baik Yuliana dengan tudingan menyebarkan SMS berisi menjelekkan reputasi kepala sekolah.

Polisi telah memeriksa empat saksi termasuk saksi pelapor dan terlapor. Pelapor dalam keterangannya kepada wartawan di kediamannya, Rabu (27/4/2016), Yuliana mengungkapkan dia merasa dipojokan kepala sekolah pada rapat dewan guru di sekolah itu.

Dalam rapat guru tersebut, dirinya langsung dipecat kepala sekolah tanpa membiarkan dirinya berbicara. Terjadi keributan saat itu, tetapi dilerai para guru.

Sejak saat itu, kata Yuliana dia menunggu niat baik kepala sekolah untuk membicarakan masalah itu. Tetapi sampai bulan April, tidak juga diselesaikan. Terakhir dia mendapat SK dipindahkan dari sekolah itu.

"Saya tidak mau laporan ke polisi dihubungkan dengan masalah pindah tugas. Mutasi itu masalah dinas, tapi lapor ke polisi masalah pribadi," kata Yuliana.

Kepala SMKN 1 Fransiskus kepada wartawan di SMKN 1 Larantuka, Jumat (29/4/2016) enggan merespon keterangan Yuliana. Fransiskus mengatakan membiarkan polisi melakukan pekerjaannya.

"Saya tidak ingin mendahului polisi. Biarkan saja proses ini berjalan," kata Fransiskus. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved