Masyarakat NTT Harus Diberi Pelatihan
Tapi masyarakat, misalnya mahasiswa/i rata-rata mereka dari desa yang tidak punya latarbelakang pengusaha.
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Marsel Ali
Laporan Wartawan Pos Kupang, Yeni Rachmawati
POS KUPANG.COM, KUPANG--Sekretaris Dinas Nakertrans NTT, Yosef H. Silnamin, dalam Kopi Darat Forum Ekbis NTT yang digagas oleh Bank Indonesia Perwakilan NTT, BPS NTT dan APINDO NTT mengatakan cenderung pebisnis atau pengusaha yang ada di NTT, karena orangtuanya dulu ialah pengusaha.
Tapi masyarakat, misalnya mahasiswa/i rata-rata mereka dari desa yang tidak punya latarbelakang pengusaha.
Dalam pertemuan tersebut yang digelar di Hotel Ima, Yosef mengatakan, untuk menumbuhkan mental enterpreneurship masyarakat NTT haruslah diberikan pelatihan bukannya langsung memberikan modal, tapi dalam hati belum ada keinginan untuk menjalankan usaha. Jika ada niat, maka bangkitkan pengusaha muda.
Hal serupa disampaikan Kasie Promosi dan Informasi Pasar Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Dinas Pertanian dan Perkebunan NTT, David A.M Laleb juga meminta untuk para pengusaha turun langsung ke masyarakat misalnya petani untuk menimbulkan mental enterpreneurship.