Berita Timor Rote Sabu

Kasus Kapal Asal Bali tangkap ikan di NTT Penyidik masih pulbaket

Pulbaket dilakukan dengan memeriksa anak buah kapal dan nahkoda yang mengemudikan kapal penangkap ikan tersebut.

Laporan Wartawan Pos Kupang, Muhlis Al Alawi

POSKUPANG.COM, KUPANG - Tim Penyidik Pegawai Negeri Sipil Dinas Kelautan dan Perikanan NTT masih mengumpulkan bahan dan keterangan (pulbaket) terkait kasus kapal penangkap ikan asal Bali yang menangkap ikan di perairan Laut Timor NTT .

Pulbaket dilakukan dengan memeriksa anak buah kapal dan nahkoda yang mengemudikan kapal penangkap ikan tersebut.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Kesyahbandaran Dinas Kelautan dan Perikanan NTT, Fransiskus Meo yang dihubungi Pos-kupang.com, Rabu (20/4/2016).

Ia menyatakan timnya belum menyimpulkan tindak pidana yang terjadi dalam kasus tersebut. Kendati demikian timnya masih meneliti berbagai dokumen dan ijin kapal tersebut.

Untuk diketahui, Tiga kapal penangkap ikan asal NTT menangkap kapal ikan Kupang Jaya III GT 26 No 2497/BC 2002 dari Bali di perairan Laut Timor, Sabtu (16/4/2016) pagi.

Kapal ikan asal Bali itu ditangkap lantaran menangkap ikan dengan memasang rumpon secara sepihak oleh kapal-kapal pukat milik Porsain Grup sehingga merugikan nelayan asal NTT.

Informasi yang dihimpun Pos Kupang, Minggu (18/4/2016) tiga kapal penangkap ikan yang menangkap kapal asal Bali itu yakni KMN Mutiara, KMN Nurul Hikmah dan KMN Muhtadin Nur.

Kapal Ikan Kupang Jaya III berhasil ditarik dari Laut Timor tiba di Pelabuhan Perikanan Tenau Kupang, Minggu (17/4/2016) sekitar pukul 01.00 dinihari.

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved