Masyarakat Teriak Lapar, Tapi Realisasi Raskin Rendah

Masyarakat Nagekeo saat ini berteriak tentang rawan pangan, namun realisasi raskin di daerah itu per 15 April 2016 baru mencapai 8,04 persen atau 103.

Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Alfred Dama

Laporan Wartawan Pos Kupang, Adiana Ahmad

POS KUPANG.COM, MBAY -- Masyarakat Nagekeo saat ini berteriak tentang rawan pangan, namun realisasi raskin di daerah itu per 15 April 2016 baru mencapai 8,04 persen atau 103.860 kg dari total quota 1.292.040 kg.

Bahkan, tiga dari tujuh kecamatan di daerah itu, Mauponggo, Keo Tengah dan Aesesa Selatan realisasi masih nihil.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Ekonomi Setda Nagekeo, Stefanus Wangge di Mbay, Jumat (15/4/2016).

Stefanus mengatakan, realisasi raskin terbesar terjadi di Kecamatan Wolowae dengan 21,09 persen atau 11.160 kg dari quota 52.820 kg untuk 294 rumah tangga sasaran (RTS).

Diikuti Kecamatan Nangaroro 14,37 persen atau 30.600 kg dari 212.940 kg untuk 1.183 RTS, Boawae 10,68 persen atau 40.500 kg dari kuota 379.080 kg untuk 2.106 RTS, Kecamatan Aesesa 10,45 persen atau 21.600 kg dari quota 206.640 kg untuk 1.145 RTS.

Stefanus mengatakan, pihaknya terus memotivasi para camat, lurah dan kepala desa untuk memperhatikan kebutuhan pangan masyarakat berpenghasilan rendah dengan mempercepat distribusi raskin kepada RTS dengan harga tebus raskin sebesar Rp 1.600/ kg di titik distribusi sehingga masalah pangan dapat teratasi.

Bupati Nagekeo, Elias Djo dalam keterangan persnya di Mbay, Jumat (15/4/2016), mengatakan, banyak desa belum realisasi raskin karena kepala desa belum mengumpulkan uang dari masyarakat.

"Sekarang ini urus raskin tidak main-main. Bayar dulu baru bisa realisasi raskin. Kalau belum bayar, Bulog tidak mau," kata Elias. Karena itu, Elias meminta para kepala desa lebih pro aktif untuk mengumpulkan uang raskin dari masyarakat agar raskin bisa segera direalisasikan.*

Ikuti terus berita-berita terkini dan menarik dari http://pos-kupang.com  atau http://kupang.tribunnews.com

Like Facebook www.facebook.com/poskupang
Follow Twitter https://twitter.com/poskupang

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved