Koperasi Harus Cermati Kondiai Eksternal
Pimpinan Dekopinwil ntt, Ir. Paulus R. Tandung, pada acara pembukaan RAT Pusat ke-27 Kopdit Swasti Sari di Restoran Timor Raya, menjelaskan Presiden d
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Alfred Dama
Laporan Wartawan, Yeni Rachmawati
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Pimpinan Dekopinwil ntt, Ir. Paulus R. Tandung, pada acara pembukaan RAT Pusat ke-27 Kopdit Swasti Sari di Restoran Timor Raya, menjelaskan Presiden dan wapres minta bunga bank maksimal 6 persen.
Ini pasti akan terjadi. KUR yang tadinya 24 persen turun menjadi 9 persen, meskipun pemerintah harus gelontorkan subsidi ratusan triliun.
Pemerintah juga canangkan fungsikan kantor-kantor pos sebagai tempat masyarakat menyimpan uangnya. Jika difungsikan maka jadi tantangan bagi koperasi.
Sehingga koperasi harus melakukan antisipasi ke depan. Agar bisa tetap eksis. Anggota tidak perlu berpikir tentang SHU, yang penting pada saat pinjam koperasi bunga sangat rendah dan bisa digunakan untuk usaha.
Ia mengingatkan, kondisi-kondisi yang akan terjadi perlu dipikirkan kembali. Cermati perkembangan lingkungan sekitar.
Jika turunkan suku bunga maka harus memerhatikan efesiensi. Bila tidak efisien maka sulit bersaing, soal efisien soal manajemen. Buatlah manajemen yang rapi dan efektif.
Kopdit Swastu Sari dan Kopdit Obor Mas mendapatkan Dekopin Award dari Dewan Koperasi Pusat. Namun karena ada satu dan lain hal, award tersebut belum bisa diserahkan pada acara RAT pusat ini.*
Ikuti terus berita-berita terkini dan menarik dari http://pos-kupang.com atau http://kupang.tribunnews.com
Like Facebook www.facebook.com/poskupang
Follow Twitter https://twitter.com/poskupang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/koperasi-2_20160228_205110.jpg)