Daniel: Kehadiran BI Mensejahterakan Kelompok
Saat ini pun, anggota kelompok diantaranya 8 orang pun tengah memanfaatkan dana KUR sebanyak Rp 200.000.000 dengan lama angsuran 5 tahun
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Marsel Ali
Laporan Wartawan Pos Kupang, Yeni Rachmawati
POS KUPANG.COM, KUPANG--Sejak 2011 kelompok tani Noetnana Fatukoa pernah mendapatkan bantuan sapi betina produktif sebanyak 60 ekor, namun cara ternak yang masih tradisional dengan memindah-mindahkan sapi, maka tahun pertama sapi pun mati lima ekor dan tahun kedua tujuh ekor.
"Dengan adanya dampingan dari BI belum sampai dua tahun, anggota sudah senang. Sapi beranak anaknya sehat karena sudah ada kandang. Bagi kami kehadiran BI mensejahterakan kelompok atau petani di sini," kata Ketua Kelompok Tani Noetnana Fatukoa, Daniel Aluman.
Saat ini pun, anggota kelompok diantaranya 8 orang pun tengah memanfaatkan dana KUR sebanyak Rp 200.000.000 dengan lama angsuran 5 tahun. Dana KUR tersebut sudah digunakan untuk membeli bakalan.
Bakalan yang dibeli, lanjutnya sebesar 160 hingga 175 kg. Setiap bulan berat badannya harus naik sekitar 16 sampai 24 kg. Setiap enam bulan sekali dengan berat sekitar 250 kg, sapi-sapi tersebut sudah siap dijual.
Selain pendampingan dari BI, untuk kesehatan sapi kelompok tani juga mendapat perhatian dari Dinas Peternakan Kota dan Provinsi serta Universitas Nusa Cendana.