PAN Belu Diminta Dukung Program Sahabat

Partai Amanat Nasional (PAN) Belu diminta untuk mendukung program pemerintah daerah Belu di bawah kepemimpinan Bupati Willy Lay dan Wakil bupati (wab

Penulis: Fredrikus Royanto Bau | Editor: Alfred Dama
POS KUPANG/EDY BAU
Willy Lay dan Ose Luan (kanan) 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Partai Amanat Nasional (PAN) Belu diminta untuk mendukung program pemerintah daerah Belu di bawah kepemimpinan Bupati Willy Lay dan Wakil bupati (wabup) JT Ose Luan yang sebelumnya dikenal dengan nama paket SAHABAT.

Artinya, progam yang pro rakyat wajib didukung sementara program yang tidak pro rakyat mesti dikritisi tentunya dengan memberikan solusi yang konkrit.

Demikian diungkap Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN NTT, Awang Noto Prawiro pada Musda IV DPD PAN Belu di aula hotel Paradiso Atambua, Selasa (22/3/2016).

Dikatakannya, pada tahun 2015 lalu baru diselesaikan agenda partai sehingga terjadi perubahan kebijakan terkait mekanisme pergantian di tingkat wilayah, daerah, ranting, dan khusus wilayah telah selesaikan agenda Muswil.

Untuk itu disampaikan terima kasih kepada DPD PAN Belu yang telah memberi dukungan saat Muswil.

Terkait dengan Pilkada serentak dari tujuh daerah, PAN berhasil memang di lima daerah termasuk paket Sahabat di Kabupaten Belu diusung oleh PAN.

"Karena itu sebagai pengusung diminta untuk mendukung pemerintahan yang ada dan terus mendorong pemerintah untuk memperhatikan penyediaan listrik, dan air bersih serta lainnya karena Belu merupakan beranda NKRI di wilayah perbatasan," ujarnya.

Khusus kepada pengurus baru yang terpilih untuk memimpin PAN Belu lima tahun ke depan, Dia meminta agar dibangun konsulidasi sehingga kedepan bisa meraih kursi lebih banyak lagi sehingga PAN bisa mempunyai satu fraksi di DPRD Belu.

Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan yang hadir saat pembukaan Musda ini menyampaikan PAN harus tetap menjadi besar di Kabupaten Belu, NTT, dan tingkat nasional karena merupakan partai besar disamping partai politik lainnya yang ada di Indonesia.

Menurutnya, menjadi pengurus partai harusnya berani berkorban untuk kepentingan yang lebih besar.

"Semua pimpinan partai politik merupakan aset bangsa oleh karena itu mesti bekerja sesuai hati nurani untuk kesejahteran rakyat Belu karena tanpa partai politik, suatu bangsa tidak akan ada," ujarnya.*

Ikuti terus berita-berita terkini dan menarik dari http://pos-kupang.com  atau http://kupang.tribunnews.com

Like Facebook www.facebook.com/poskupang
Follow Twitter https://twitter.com/poskupang

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved