Gunakan Penis Bionik, Pria Ini Akhirnya Behubungan Seks Setelah 38 Tahun

Mohammed Abad, seorang penjaga keamanan di Edinburgh, Skotlandia telah menjalani pembedahan dan dia memiliki sebuah penis bionik berharga 70.000 pound

Gunakan Penis Bionik, Pria Ini Akhirnya Behubungan Seks Setelah 38 Tahun
Mirror
Mirror Charlotte dan Mohammed Abad menjadi sahabat setelah perempuan itu menjadi bagian malam pertama Mo, sang penjaga keamanan asal Edinburgh, Skotlandia. 

POS KUPANG.COM, EDINBURGH -- Seorang pria yang kehilangan kemaluannya akibat kecelakaan di masa kecil akhirnya kehilangan keperjakaannya pada usia 44 tahun.

Mohammed Abad, seorang penjaga keamanan di Edinburgh, Skotlandia telah menjalani pembedahan dan dia memiliki sebuah penis bionik berharga 70.000 poundsterling atau sekitar Rp 1,3 miliar.

Dan, Mo -panggilan akrab pria berkumis itu- mencoba "perangkat" barunya dengan Charlotte Rose, seorang pekerja seks komersial (PSK).

"Rasanya sangat menyenangkan. Saya sudah lama menantikan hari ini sejak usia 18 tahun. Kini, beban berat di tubuh saya hilang dan saya bahagia," ujar Mo.

Mo kehilangan penisnya ketika tanpa sengaja dia terjatuh ke jalan saat bermain perang salju dengan teman-temannya. Saat terjatuh itulah dia tertabrak mobil dan terseret hingga 500 meter.

Kecelakaan yang terjadi saat Mo berusia enam tahun itu membuat dia kehilangan alat kelaminnya. Dokter kemudian memberinya "penis" palsu berbentuk tabung.

Hingga pada 2012, NHS -semacam BPJS di Indonesia - membiayai operasi pemasangan penis bionik sepanjang 20 centimeter.

Para ahli bedah di University College London butuh waktu tiga tahun untuk mencetak penis baru untuk Mo yang dibuat dengan menggunakan kulit yang diambil dari lengan pria itu.

Penis bionik ini memiliki dua pipa yang mengembung hingga membuat penis bionik itu ereksi saat dia menekan tombol yang diletakkan di testikelnya.

Namun, Mo baru bisa menggunakan penis barunya belum lama ini setelah organ tubuh barunya benar-benar berfungsi.

Halaman
123
Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved