NTT Menuju PON XIX 2016

Taekwondo NTT Tendang Melingkar ke Kepala Lawan

Sarasan tendangan ke arah kepala lawan karena memiliki poin yang tinggi. Dan semua ini bisa dilakukan berkat latihan yang gigih dan rutin yang dijalan

Taekwondo NTT Tendang Melingkar ke Kepala Lawan
Enold Amaraya
Atlet Taekwondo NTT, Harry Daniel melakukan tendangan halilintar dalam sebuah latihan di aula serbaguna Kantor Pusat Bank NTT, Jumat (11/3/2016) 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Ferry Ndoen

POS KUPANG.COM, KUPANG - Tendangan melingkarnya cukup ditakuti lawan saat bertanding di arena. Hal ini karena putaran kaki cukup cepat dan keras saat melakukan tendangan melingkar dengan sasaran ke arah kepala lawan.

Sarasan tendangan ke arah kepala lawan karena memiliki poin yang tinggi. Dan semua ini bisa dilakukan berkat latihan yang gigih dan rutin yang dijalaninya selama ini.

Itulah sosok taekwondoin NTT, Harry Daniel, salah satu atlet taekwondo yang saat ini sedang mengikuti pemusatan latihan daerah (pelatda) guna mempersiapkan diri menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016, di Provinsi Jawa Barat.

Harry Daniel saat diwawancarai Pos Kupang di Kayra Losmen, Jalan Ainiba, No.1, Kelurahan Nefoenaek, Kota Kupang, Jumat (11/3/2016) mengaku dirinya bersama empat rekan taekwondoin lainnya saat ini sedang menjalani latihan intesif guna mempersiapkan diri menghadapi PON XIX/2016 yang akan berlangsung bulan September mendatang.

"Target meraih prestasi di PON menjadi sebuah tantangan yang harus dihadapi melalui latihan intensif. Hal ini dikarenekan semua atlet dari provinsi lainnya juga mempersiapkan diri secara baik untuk bisa mendulang medali di PON XIX," kata Harry Daniel.

Pria kelahiran Kupang, 20 April 1993 mengaku dirinya sudah menggeluti olahraga beladiri taekwondo sejak masih duduk di bangku SMA kelas 1.

Harry latihan pertama di Dojang SMEA Negeri Kupang diasuh pelatih sabam Shinta Soeplanit pada tahun 2008. Dan berkat ketekunan dalam latihan maka sejumlah prestasi pun sudah diukirnya.

Pria yang saat ini duduk di bangku kuliah semester VIII PJKR Universitas Kristen Arta Wacana (UKAW) Kupang telah menoreh sejumlah catatan prestasi.

"Sebagian saya lupa, namun beberapa catatan prestasi sejak tahun 2010 diantaranya meraih medali perunggu Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo di Malang, Jatim serta menjadi atlet PON 2012 di Riau namun tidak berhasil membawa pulang medali.

Lalu meraih medali emas Kejurnas Taekwondo di Bandung, Jabar tahun 2014, serta meraih medali emas Pekan Olahraga Provinsi (PORProv) NTT 2014. Juga meraih emas di Kejuaraan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) tahun 2014 di Jabar. Tahun 2015 meraih medali emas di Kejuraan Taekwondo di Jakarta. Saat laga Pra PON di Jakarta 2015 masuk delapan besar sehingga lolos ke PON XIX di Jabar," jelas Harry didampingi pelatih taekwondo, Marsel Eoh dan Daniel Ratu.

Harry menyampaikan terima kasih kepada unsur Pengprov Taekwondo NTT.

"Berkat dukungan Ketua Umum Pengprov TI NTT, om Viktor Lerik, pak Ketua Harian Taekwondo NTT, Sabam Alex Riwu Kaho, pak Sekretaris TI NTT, Sabam Miky Natun dan sejumlah pengurus seperti sabam Simron Lodo Rohi, Sabam Daniel Niti dan Sabam Eben Kana Djara sehingga motivasi terus meningkat dalam latihan," kata Harry.

Dia mohon dukungan doa agar nantinya bisa meraih prestasi di Pon XIX/2016 di Bandung, Jawa Barat pada bulan September mendatang. (ferry ndoen)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved