Kehadirannya Sangat Dinantikan, Pelajar di Pelosok Masih Andalkan Perpustakaan Keliling
Sebuah mobil Perpustakaan Keliling yang sudah dicat sedemikian rupa
POS KUPANG.COM, TANJUNG SELOR --Sebuah mobil Perpustakaan Keliling yang sudah dicat sedemikian rupa, terparkir di halaman Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Bulungan, Jl Ahmad Yani, Kamis (10/3).
Mobil berjenis Kijang lama yang sudah dilengkapi dengan jendela besar di sisi kiri-kanannya itu, sudah sekitar 8 tahun belakangan melayani masyarakat hingga ke pelosok-pelosok Kabupaten Bulungan.
Mobil ini, mampu memuat hingga 400 buku. Sebagian besar judul buku, memang ditujukan untuk para pelajar yang belum bisa mengakses perpustakaan umum di Tanjung Selor.
Deni, seorang petugas mengaku bahwa kehadiran Perputakaan Keliling ini sangat ditunggu warga. Terutama, para pelajar yang ada di pelosok-pelosok yang sulit diakses karena minimnya infrastruktur jalan.
Jumlah warga yang berkunjung untuk membaca, yakni berkisar 40 orang - 80 orang perhari. Padahal kata dia, waktu singgah di satu tempat yang dikunjungi hanya rata-rata 2 jam saja. Selain membaca di tempat, Perpustakaan Keliling juga melayani peminjaman buku dalam jangka waktu seminggu.
Dari Senin-Jumat setiap minggunya, mobil ini akan mengunjungi warga di titik-titik yang sudah ada dalam jadwal yang sudah disusun sebelumnya. "Lokasinya, ada yang sampai tiga jam perjalanan," katanya.
Selain hanya ada satu unit, kata Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Datu Buyung Perkasa, armada yang ada ini sebenarnya sangat terbatas dari sisi spesifikasi.
Seperti diketahui kata dia, karena infrastruktur belum memadai membuat medan yang harus dilalui cukup berat "Misalnya kalau berangkat cerah, tiba-tiba pulang hujan. Kalau begitu sudah nggak tahu lagi mau bagaimana pulangnya," katanya.
Sejauh ini katanya, sudah diusulkan untuk pengadaan mobil baru. Namun sayangnya, baik dari Pemkab Bulungan dan Pemprov Kaltara, belum merespon. "Idealnya ada dua lagilah. Tapi kami minta tahun ini satu saja. Itu pun belum direspon," katanya.
Menurutnya, selain untuk warga di pelosok, warga di Kota Tanjung Selor juga harusnya bisa dilayani. Dia berencana, di tempat-tempat yang kini ramai dikunjungi generasi muda seperti seputaran Tugu Perdamaian di pertigaan Jl Sabanar-Jl Katamso dan Jl Sengkawit ini, juga ada tempat membaca.
Dia berharap, fasilitas perpustakaan yang sangat erat kaitannya dengan pendidikan ini, menjadi salah satu prioritas untuk menjadi perhatian kedepannya. "Kami berkunjung ke kota-kota lain, di mana ada keramaian di situ ada tempat membaca," katanya.(Tribun Kaltim. Com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/mobil-perpustakaan-keliling-yang-masih-berlumpur_20160311_084247.jpg)