Wabup Djafar Minta Penjual Ikan Segera Tempati Lapak

Wakil Bupati (Wabup) Ende, Drs Djafar Achmad meminta kepada para penjual ikan agar segera menempati lapak ikan yang telah dibangun oleh pemerintah kar

Penulis: Romualdus Pius | Editor: Alfred Dama
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Wakil Bupati Ende, Drs Djafar Achmad 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Romualdus Pius

POS KUPANG.COM, ENDE -- Wakil Bupati (Wabup) Ende, Drs Djafar Achmad meminta kepada para penjual ikan agar segera menempati lapak ikan yang telah dibangun oleh pemerintah karena keberadaan lapak yang ada diperuntukan bagi penjual ikan untuk menjual ikan bukan untuk aktifitas lain.

Hal ini dikatakan Wabup Djafar menjawab Pos Kupang di Ende, Sabtu (27/2/2016) ketika dikonfirmasi mengenai upaya pemerintah dalam mengoptimalkan lapak ikan di Pasar Mbongawani dan Pasar Potulando yang saat ini mubasir.

Wabup Djafar mengatakan meskipun tidak memberikan batas waktu kepada para penjual ikan untuk menempati lapak ikan namun pihaknya berharap dalam waktu dekat diharapkan para penjual ikan agar mau menempati lapak-lapak ikan yang telah dibangun.

Menurut Wabup Djafar, lapak yang ada dibangun dengan dana yang cukup besar tentu amatlah disayangkan kalau tidak ditempati padahal keberadaan lapak untuk kepentingan para penjual ikan.

Secara tehknis penempatan para penjual ikan di lapak akan diatur oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Ende dibantu oleh unit kerja lain seperti Sat Pol PP maupun PPKAD.

Wabup Djafar mengatakan meskipun pihaknya meminta kepada para penjual ikan agar segera menempati lapak ikan namun permintaan itu dilakukan dengan cara-cara manusiawi tanpa ada unsur paksaaan meskipun hal tersebut dimungkinkan.

Pihaknya ujar Wabup Djafar akan membangun komunikasi dengan para penjual ikan agar mereka mau menempati lapak ikan yang ada.

Bahkan soal adanya keberatan sebagian penjual ikan yang merasa tidak kebagian lapak, Wabup Djafar mengatakan hal itu akan dikomunikasikan yang terpenting adalah adanya kemauan dari para penjual ikan agar segera menempati lapak.

Soal lapak yang kurang pemerintah akan mencari jalan keluar misalnya membangun lapak baru lagi buat mereka yang tidak kebagian lapak yang terpenting lapak-lapak yang ada ditempati dulu karena kita kuatir ketika dibangun lapak yang baru pada akhirnya juga tidak ditempati kan kasihan juga uang negara terbuang percuma,kata Wabup Djafar.

Soal keberadaan para penjual ikan yang kerap menjual ikan meluber hingga ke area pertokoan maupun lokasi penjualan sayur, Wabup Djafar mengatakan hal itu akan ditertibkan.
Pihaknya meminta kepada Sat Pol PP Setda Ende agar rutin melakukan patroli di lokasi pasar guna menertibkan para pedagang.

Menurut Wabup Djafar, sebelumnya keberadaan lapak ikan cukup tertib namun hal itu tidak berlangsung lama hanya beberapa hari saja ketika ada petugas namun ketika petugas pergi kondisi pasar kembali sembrawut.

Fakta di lapangan menunjukan bahwa penjual ikan sudah berada di pasar jam 5 pagi sementara petugas kita datang sesuai jam dinas tentu kita terlambat ke lokasi. Kondisi pasar sudah sembrawut. Hal ini yang perlu kita lihat,kata Wabup Djafar.*

Ikuti terus berita-berita terkini dan menarik dari http://pos-kupang.com  atau http://kupang.tribunnews.com

Like Facebook www.facebook.com/poskupang
Follow Twitter https://twitter.com/poskupang

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved