Bupati Ngada Urus Sendiri Soal Disiplin PNS
Bupati Ngada Marianus Sae tidak main-main dengan disiplin kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS)
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Laporan Wartawan Pos Kupang, Teni Jenahas
POS KUPANG.COM, BAJAWA --Bupati Ngada Marianus Sae tidak main-main dengan disiplin kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS). Bahkan Marianus menangani sendiri soal urusan disiplin PNS.
"Saya liat disiplin PNS kita belum bagus. Jadi nanti pak wakil urusan yang lain. Untuk urusan disiplin memang harus saya sendiri yang tangani," ujar Marianus Sae kepada sejumlah PNS di Kantor Bappeda, Selasa (23/2/2016).
Ia mengatakan, selama ini yang mengurus disiplin PNS dilakukan berjenjang mulai dari kepala dinas hingga asisten III, namun masih saja ada yang bandel, sehingga asisten sering dimarahi bupati dan wakil bupati. Tetapi sebenarnya, asisten tidak bersalah karena setiap hari asisten hadir tepat waktu di kantor. Justru yang harus dimarahi dan dibina adalah PNS yang tidak disiplin itu.
Untuk itu, Bupati Marianus Sae merubah pola. Pertama penertiban absensi jam masuk kantor. Setiap hari PNS wajib masuk kantor pukul 07.15 Wita. Jam 08.00 Wita, seluruh absensi di setiap SKPD diambil oleh Pol PP sehingga PNS yang datang di atas jam 08.00 Wita tidak lagi mengisi absensi dan PNS yang bersangkutan dinilai tidak disiplin dan harus dibina.
Pola kedua, kata Marianus, Pol PP melakukan penertiban rutin para PNS yang berkeliaran di tempat-tempat umum pada saat jam dinas. Ketiga, masing-masing pimpinan SKPD mencatat nama-nama PNS yang sering tidak disiplin masuk kantor lalu diserahkan ke bupati untuk dibina.
Marianus Sae menekan soal disiplin kerja PNS karena seorang PNS sudah digaji oleh negara untuk melayani masyarakat. Tanpa diatur oleh orang lain pun, seorang PNS sudah harus mampu mengatur diri sendiri dalam hal disiplin kerja.
Sejak awal memimpin Ngada, Marianus Sae sudah menegaskan soal disiplin kerja sehingga sebagian besar PNS mulai sadar dan terpola dengan bangun pagi untuk ke kantor tepat waktu.
Harapannya, kebiasaan ini terus dipertahankan, namun, yang terlihat akhir-akhir ini, kesadaran PNS akan disiplin kerja mulai memudar.
"Ada PNS masuk kerja sesuka hati, tapi di absensinya bersih tanpa alpa. Hal begini yang harus diurus dan biar saya urus sendiri mereka-mereka itu," tegas Marianus Sae. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/marianus-sae-dan-paulus-soliwoa_20151230_185902.jpg)