Breaking News
Sabtu, 11 April 2026

Jubir Gafatar: Kami Sudah Bubar, Tak Akan Penuhi Undangan MUI

Wisnu mengatakan, alasan tidak memenuhi undangan MUI karena Gafatar sudah membubarkan diri

Editor: Marsel Ali
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Anggota TNI dan Polri mendampingi warga eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) turun dari KRI Teluk Banten 516 menuju bus jemputan di Dermaga Mako Kolinlamil, Jakarta Utara, Rabu (27/1/2016). Sebanyak 712 warga eks Gafatar dipulangkan dari Pontianak ke Jakarta, untuk kemudian dikembalikan ke daerah masing-masing di Sumatra, Jawa Barat dan Banten. 

POS KUPANG.COM, JAKARTA - Juru Bicara Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) Wisnu Windhani mengatakan, perwakilan Gafatar tidak akan memenuhi undangan Majelis Ulama Indonesia.

MUI mengundang eks Gafatar untuk meminta klarifikasi pada hari ini, Selasa (2/2/2016), pukul 14.00 WIB.

Wisnu mengatakan, alasan tidak memenuhi undangan MUI karena Gafatar sudah membubarkan diri.

"Kami sudah bubar dan kami tidak menerima undangan karena tidak ada lagi alamat kami. Terima kasih," ujar Wisnu, melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Selasa (2/2/2016).

Secara terpisah, Ketua Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI, Utang Ranuwijaya membenarkan bahwa MUI mengundang eks Ketua Umum Gafatar Mahful Tumanurung untuk dimintakan klarifikasi.

"Kami di tim pengajian sedang mencari celah buat ketemu Mahful. Untuk meminta klarifikasi atau tabayun. Ini bukan dialog tapi pendalaman, meminta klarifikasi. Kalau istilah polisi kan, BAP. Nah itu yang akan dilakukan. Baik mengaku atau tidak, hanya bandingkan saja," ujarnya.

Menurut Utang, hasil dari proses pendalaman tersebut akan digunakan sebagai bahan dokumentasi dan pengkajian MUI.

Meski demikian, dia mengaku telah mendapatkan data yang lengkap mengenai Gafatar.

"Jadi agenda kami berbicara dengan Mahful hanya sebagai formalitas proses pengkajian. Meskipun mereka tidak mau datang atau tidak mau menjawab pertanyaan, kami tidak masalah karena data kami sudah lengkap untuk nantinya mengeluarkan fatwa," ujar dia. (kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved