NTT Menuju PON XIX 2016

Disiplin Kunci Menuju PON

Peringatan keras itu sudah disampaikan Ketua Harian KONI NTT, pak Andre Koreh saat pembukaan pelatda PON XIX/2016 yang dihadiri bapak Gubernur NTT

Disiplin Kunci Menuju PON
Ferry Ndoen
PETINJU - Atlet tinju NTT saat latihan bersama di kompleks olahraga Oepoi-Kupang dibawah asuhan pelatih, Hermensen Ballo, Max Oil, David Hari, Senin (1/2/2016) 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Ferry Ndoen

POS KUPANG.COM, KUPANG - Atlet yang lolos Pekan Olahraga Nasional (PON) dan mengikuti program pemusatan latihan daerah (pelatda) tidak otomatis menjadi peserta dan diberangkat ke PON XIX/2016 di Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar) jika atlet tidak disiplin saat menjalani latihan pelatda baik desentralisasi maupun pelatda sentralisasi (TC).

Penegasan ini disampaikan Ketua Harian KONI NTT, Ir. Andre W Koreh, MT melalui Ketua Bidang (Kabid) Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI NTT, Dr. Alfons Theodorus, MT, saat dihubungi Pos Kupang di Kupang, Senin (1/2/2016).

Alfons Theodorus dihubungi terkait sanksi bagi atlet NTT yang dipersiapkan menuju ke PON namun tidak disiplin saat menjalani program latihan selama musim pelatda.

"Peringatan keras itu sudah disampaikan Ketua Harian KONI NTT, pak Andre Koreh saat pembukaan pelatda PON XIX/2016 yang dihadiri bapak Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya, Wakil Gubernur NTT, Drs. Benny Litelnoni, SH, Msi, para ketua pengurus provinsi (pengprov) cabang olahraga, jajaran pengurus KONI NTT serta para atlet di Hotel T-More tanggal 15 Januari 2016 lalu," tegas Alfons.

Selain atlet yang tidak disiplin, juga atlet yang tidak ada kemajuan prestasi selama menjalani program pelatda maka akan dievaluasi serta tidak diberangkat ke PON XIX/2016.

"Atlet yang kesehatannya tidak memungkinkan sesuai hasil tes kesehatan oleh dokter KONI NTT maka rekomendasinya tidak diberangkatkan mengikuti pertandingan PON XIX serta atlet yang mengundurkan diri," kata Alfons.

Menurut Alfon, jika pada pelaksanaan PON XVII tahun 2012 di Riau kontingen atlet NTT meraih tiga medali emas, sembilan
medali perak dan tujuh medali perunggu dari 10 cabor dengan 65 atlet maka pada pelaksanaan PON XIX/2016 di Jabar dimana NTT dengan 71 atlet dari 10 cabor diharapkan bisa lebih meningkat dalam hal perolehan medali. (fen)

Penulis: Ferry Ndoen
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved