Sumur Bor pilihan terakhir

Penggunaan air bawah tanah dengan pengeboran atau sumur bor untuk kebutuhan sumber air baku merupakan pilihan terakhir.

Penulis: alwy | Editor: Alfred Dama
ilustrasi
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Muhlis Al Alawi

POSKUPANG.COM,KUPANG -- Penggunaan air bawah tanah dengan pengeboran atau sumur bor untuk kebutuhan sumber air baku merupakan pilihan terakhir.

Pasalnya, dari segi lingkungan air bawah tanah yang diperoleh dengan model sumur bor yang diambil bukan air permukaan. Dengan demikian bila dieksploitasi terus menerus dalam jumlah yang banyak maka akan terjadi intrusi.

"Untuk memasukkan air ke dalam lapisan air bawah tanah membutuhkan waktu yang sangat lama. Bisa jadi sesudah dilakukan pengeboran terjadi intrusi sehingga mengakibatkan air menjadi payau karena tercampur air laut," kata Kepala Satuan Kerja Air Tanah dan Air Baku Balai Wilayah Sungai NTT II, Agus Sosiawan kepada Pos Kupang di ruang kerjanya, Rabu (27/1/2016).

Pria asal Magetan, Jawa Timur ini mencontohkan wilayah Jakarta peristiwa intrusi terjadi di wilayah Jakarta Selatan.

Akibat peristiwa itu, banyak air dibawah tanah yang rasanya payau. Kondisi itu diperparah lapisan tanah di wilayah Kota Kupang banyak karang.

"Sifatnya karang memiliki banyak rongga sehingga potensi terjadi intrusi sangat besar," kata Agus.*

Ikuti terus berita-berita terkini dan menarik dari http://pos-kupang.com  atau http://kupang.tribunnews.com

Like Facebook www.facebook.com/poskupang
Follow Twitter https://twitter.com/poskupang

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved