Petani Butuh Lahan Untuk Peternakan Sapi
Terjadinya kenaikan harga sapi di Provinsi Ternak NTT ini, menimbulkan berbagai persepsi untuk penjual daging
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Marsel Ali
Laporan Wartawan Pos Kupang, Yeni Rachmawati
POS KUPANG.COM, KUPANG--Terjadinya kenaikan harga sapi di Provinsi Ternak NTT ini, menimbulkan berbagai persepsi untuk penjual daging.
Salah satu Penjual Daging Sapi Sepi, ketika ditemui di Pasar Oeba mengatakan, sebenarnya NTT kaya sapi tetapi tidak disiapkan lahan untuk pertenakan.
Lahan yang disiapkan lebih banyak hanya untuk pertanian saja. Masalah yang dialami peternak juga perlu diperhatikan, seperti menjual sapi sebelum waktunya karena kebutuhan.
Kenaikan harga daging sapi juga dirasakan penjual daging di Pasar Kasih Naikoten 1 Kupang. Salah satu penjual daging di Pasar Kasih Naikoten 1, Frans.
Harga BBM yang turun tidak memberikan dampak bagi sembako. Harga daging sapi isi justru mengalami kenaikan.
"Sapi betina sudah tidak boleh dipotong lagi. Yang boleh dipotong hanya sapi jantan saja," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/sapi-di-karantina-sumba-timur_20151021_175748.jpg)