Teror Bom di Jakarta

Waspada Teroris, Wilayah Perbatasan Diperketat

Saya ingatkan lagi untuk Imigrasi kita dengan Bea Cukai dan pengamanan sana untuk super hati-hati dari narkoba dan juga teroris.

Editor: Paul Burin
(ANTARA FOTO/M Agung Rajasa).
Personel Tim Gegana dengan perlengkapan khusus tahan ledakan, bersiap menyisir dan mendeaktivasi bahan peledak seusai teror bom bunuh diri dan tembak-menembak antara polisi dan teroris, di depan Gedung Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis. 

POS KUPANG.COM, JAKARTA Pemerintah memperketat jalur masuk ke Indonesia di area perbatasan. Pengetatan dilakukan untuk mengantisipasi pergerakan teroris dan narkoba.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Luhut Binsar Pandjaitan menuturkan bahwa dia baru saja mengunjungi perbatasan Entikong, Kalimantan Barat, untuk menginstruksikan pengetatan keamanan tersebut.

Namun, Luhut langsung kembali ke Jakarta setelah mendapat laporan terjadi serangan teror di Jalan MH Thamrin.

"Saya ingatkan lagi untuk Imigrasi kita dengan Bea Cukai dan pengamanan sana untuk super hati-hati dari narkoba dan juga teroris," kata Luhut, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/1/2015).

Luhut menegaskan, pelaku serangan teror di Indonesia bukan hanya menyasar Jakarta dan Bali, tapi juga ada potensi di daerah lainnya.

Karena itu, kewaspadaan keamanan akan dilakukan di semua daerah.

"Kita memang melihat beberapa tempat-tempat yang menjadi (target) orkestra, mereka memang menyebutkan beberapa target yang mereka ingin lakukan," ucap Luhut. (KOMPAS.COM)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved