Pasar Di Belu Sumbang PAD Rp 2,214 Miliar
Pasar di Kabupaten Belu menjadi obyek penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) terbesar dari SKPD-SKPD di Belu.
Penulis: Fredrikus Royanto Bau | Editor: Alfred Dama
Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau
POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Pasar di Kabupaten Belu menjadi obyek penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) terbesar dari SKPD-SKPD di Belu.
Di tahun 2015, pasar menyumbang Rp 2,214 miliar untuk PAD.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Belu Florianus Nahak ketika dihubungi Selasa (12/1/2016). Dikatakannya, sumbangan pendapatan itu melampaui target yang tetapkan yaitu sebesar Rp 2,205 miliar.
"Karena kita mengurangi kebocoran. Kebocoran-kebocoran itu banyak yang ditutup dengan disiplin dan saya hampir setiap hari patroli di pasar," katanya.
Sumbangan PAD ini, lanjutnya, lebih tinggi dibanding SKPD lainnya di Belu. "Kita termasuk sangat tinggi di banding PU hanya Rp 560 juta, dinas pertanian sekitar Rp 200-300 juta, Dinas Peternakan sekitar Rp 100 jutaan, dishut Rp 200 jutaan, Kantor Pelayanan Satu atap Rp 300 jutaan. Pasar itu yang justru sudah membiayai beberapa SKPD," jelasnya.*
Ikuti terus berita-berita terkini dan menarik dari http://pos-kupang.com atau http://kupang.tribunnews.com
Like Facebook www.facebook.com/poskupang
Follow Twitter https://twitter.com/poskupang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/uang-uang-apbd_20151015_185931.jpg)