Anak Putus Sekolah Pamer Kerajinan Tangan pada Pameran HKSN

Adapun kerajinan tangan yang dipamerkan para remaja putus sekolah itu, papar Sumarno, adalah sasando, kreasi kain perca yang dikombinasikan dengan kai

Penulis: Juan Seli Tupen | Editor: Alfred Dama
POS KUPANG/JULIANUS AKOIT
Tampak Kapolda NTT, Brigjen Pol Endang Sunjaya, saat mengunjungi stand pameran Tim Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dari PSBR Naibonat, Senin (21/12/2015) 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Julianus Akoit

POS KUPANG.COM, OELAMASI -- Sebanyak 22 anak remaja putus sekolah Kabupaten Kupang memamerkan hasil kerajinan tangan dalam Pameran HKSN di Rujab Gubernur NTT, sejak Minggu (20/12/2015) hingga Selasa (22/12/2015).

"Remaja putus sekolah ini adalah anak-anak binaan Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Naibonat di Kabupaten Kupang. Mereka mendapat pendampingan selama 6 bulan," jelas Kepala PSBR Naibonat, Sumarno Sriwibowo, lewat siaran persnya yang diterima Pos Kupang, Senin (21/12/2015) sore.

Adapun kerajinan tangan yang dipamerkan para remaja putus sekolah itu, papar Sumarno, adalah sasando, kreasi kain perca yang dikombinasikan dengan kain tenun NTT berupa tas, dompet, sarung bantal, tutup galon, taplak meja, dan tempat tisu.

"Sampai hari kedua, telah terjual hingga Rp 7 juta. Banyak yang berminat. Terutama tamu-tamu dari luar daerah, sangat tertarik dengan kreasi anak-anak," jelas Sumarno.

Sebanyak 22 remaja putus sekolah itu, bergabung dalam wadah Usaha Ekonomi Produktif (UEP). Mereka adalah bekas penerima manfaat bantuan sosial yang berdomisili dekat gedung PSBR di Naibonat.

Panti Sosial Bina Remaja Naibonat, papar Sumarno, mempunyai tugas memberikan bimbingan, pelayanan dan rehabilitasi sosial yang bersifat, promotif dalam bentuk bimbingan pengetahuan dasar, pendidikan, fisik, mental, sosial, pelatihan ketrampilan, resosialisasi bimbingan lanjut bagi anak
terlantar, putus sekolah agar mampu mandiri dan berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

Ditambahkan, Panti Sosial Bina Remaja Naibonat (PSBR) Naibonat adalah salah satu unit pelaksanaan teknis (UPT) di lingkungan Depertemen Sosial RI, yang secara fungsional bertugas memberikan bimbingan pelayanan dan rehabilitasi sosial terhadap anak terlantar putus sekolah yang berada di wilayah Indonesia bagian Timur yang meliputi Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), NTB, Bali, Maluku dan Irian jaya/Papua.*

Ikuti terus berita-berita terkini dan menarik dari http://pos-kupang.com  atau http://kupang.tribunnews.com

Like Facebook www.facebook.com/poskupang
Follow Twitter https://twitter.com/poskupang

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved