Progresif Seminar dan Workshop Organizer

Orang NTT Kadang Lengah

Pengusaha dan karyawan perusahaan tidak boleh lengah.

Editor: Paul Burin

POS KUPANG.COM, KUPANG - Motivator nasional, Mindiarto Djugorahardjo mengatakan, persaingan usaha yang tidak sangat kuat di wilayah NTT kadang membuat orang NTT lengah. Padahal seharusnya, jika ingin perusahaan berkembang bagus dan penjualan produk perusahaan berjalan lebih berkembang, pengusaha dan karyawan perusahaan tidak boleh lengah.

Hal ini dikatakan Mindiarto saat membawakan materi tentang 'Bagaimana membangun motivasi diri sebagai Sales Person' pada kegiatan Progresif Seminar dan Workshop Organizer di Hotel Swiss-Belinn Kristal Kupang, Sabtu (12/12/2015) siang. Sekitar 150 karyawan dan owner perusahaan di wilayah NTT mengikuti kegiatan yang memberi motivasi bagi kegiatan penjualan produk usaha tersebut.

Progresif Seminar dan Workshop Organizer menghadirkan dua motivator nasional pada kegiatan yang bertema "How To Build Highly Effective Sales Person in 2016". Seminar yang dipandu langsung motivator perubahan, Mulyono Subroto, ini juga menghadirkan motivator nasional lainnya, Suhartono Chandra yang membawakan materi tentang 'Strategi Meningkatkan Penjualan pada Tahun 2016'.

"Orang NTT dikatakan kadang-kadang semangat, kadang- kadang kurang semangat, karena persaingan bisnis di wilayah ini tidak sangat kuat. Karena itu, kadang-kadang muncul lengah. Padahal kalau kita bicara di Jawa atau di Jakarta, setiap detik atau setiap menit persaingan itu ada. Jadi tidak boleh lengah.
Sebetulnya faktor lingkungan yang menciptakan hal itu. Saya tidak melihat ada faktor kultur atau kebiasaan orang NTT yang bisa menyebut sebagai malas. Saya tidak melihat hal itu, hanya kadang-kadang lengah karena persaingan yang tidak kuat," kata Mindiarto.

Sementara Suhartono Chandra mengatakan, untuk mendapatkan peningkatan penjualan produk perusahaan pada tahun 2016, seorang pengusaha harus memiliki strategi penjualan yang baik dan harus mampu memotivasi karyawannya agar bekerja maksimal. Sementara karyawan sendiri harus mampu memotivasi dirinya untuk lebih giat bekerja untuk mencapai target yang diinginkan.

Strategi penjualan, kata Chandra, bisa melalui iklan yang terus menerus, tetapi juga bisa melalui fasilitas media sosial yang ada. Baik itu facebook, tweetter, line ataupun fasilitas media sosial yang lainnya. Strategi penjualan produk perusahaan tidak bisa menggunakan cara-cara lama tetapi harus berubah seiring perkembangan ilmu dan teknologi.

Motivator Perubahan, Mulyano Subroto sebagai moderator sekaligus penyelenggara kegiatan mengatakan, kegiatan Progresif Seminar bertema "How To Build Higly Effective Sales Person in 2016" diikuti 150 karyawan dan owner perusahaan di wilayah NTT. Termasuk dari kalangan perbankan, lishing campeny, perusahaan cat, trasportasi dan lain-lainnya.

"Progesif Seminar dan Workshop Organizer rutin diadakan dan kontinyu setiap tahun 4-5 kali. Maksudnya supaya tahu perkembangan ke depan, bagaimana kita berusaha dan bagaimana memposisikan perusahaan itu sebagai market-market leader di kota kita maupun Provinsi NTT.

Makanya kita undang pembicara seperti motivator nasional, Mindiarto Djugorahardjo dan Suhartono Chandra karena mereka adalah orang-orang yang qualified untuk menjelaskan bagaimana penjualan dan memotivasi penjualan," kata Mulyono. (mar)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved