Kemenpora Bantu Polar Atlet Tinju PPLP NTT

Program pendampingan cabor unggulan khususnya di NTT diarahkan kepada atlet tinju PPLP.

Penulis: Ferry Ndoen | Editor: Ferry Ndoen
ist
POLAR - Asdep Penerapan Iptek Keolahragaan, Dr. Joko Sulistiyo didampingi Kabid Prestasi, Dr. Bambang, M.Pd, Ketua Dr. Johni Lumba, pelatih Hermensen Ballo SH, dan Frans Sales MM selaku anggota pendamping saat penyerahan polar. 

POS KUPANG.COM- Kemenpora melalui Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga dalam hal ini diwakili Asisten Deputi (Asdep) Penerapan Iptek Keolahragaan, Dr. Joko Sulistiyo mendesain program pendampingan bagi pelatih cabor unggulan termasuk NTT.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelatih tentang pentingnya peranan iptek dalam pembinaan prestasi.

Program pendampingan cabor unggulan khususnya di NTT diarahkan kepada atlet tinju PPLP. Hal ini mengingat pelatih yang menangani bukan berlatar belakang olahraga.

Proses pendampingan dan pelaporan pedampingan dilaksanakan 28 -29 November 2015, di Amaroossa Grande Hotel, di Bekasi.

Tim pendampingan NTT, yakni ketua Dr. Johni Lumba M.Pd, anggota: Drs. Nurdin Badu, M.For, Frans Sales, S.Pd, MM, Frederika Ratu, M.Psi dan Frenky N Aryanto, S.Pd.

Dr. Johni Lumba, M.Pd, dalam rilis dari Jakarta, Senin (30/11/2015), melaporkan dalam kegiatan tersebut Kemenpora memberi bantuan polar alat pengukur denyut nadi untuk model latihan modern.

"Pendampingan oleh para akademisi kepada para pelatih. Ini merupakan komitmen Asdep Penerapan Iptek Keolahragaan demi menunjang prestasi disetiap daerah termasuk Provinsi NTT. Dan pembinaan yang dilakukan Dispora NTT melalui Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP). Program pendampingan melibatkan akademisi dari perguruan tinggi yang memiliki fakultas atau program studi olahraga. Dan dari 33 provinsi di Indonesia program ini diikuti 20 provinsi termasuk NTT," jelas Johni.

Menurut Johni, proses pendampingan telah dilakukan dan pelaporan kegiatannya dilaksanakan tanggal 28 -29 November 2015, di Amaroossa Grande Hotel, Bekasi.

"Program pendampingan yang dilakukan menghasilkan sebuah perubahan prestasi bagi atlet tinju PPLP NTT karena meraih prestasi luar biasa di Medan. Tim tinju PPLP NTT meraih 7 emas, 2 perak dan 4 perunggu. Atas hasil ini maka Kemenpora melalui Asdep Penerapan Iptek Keolahragaan memberikan bantuan kepada pelatih tim tinju NTT, Hermensen Ballo, SH didampingi ketua tim pendamping Dr. Johni Lumba.

Dan bentuk perhatian Kemenpora untuk NTT, yakni menyelenggarakan program pendampingan cabor unggulan melibatkan akademisi olahraga di masing-masing daerah, serta memberikan bantuan polar alat pengukur denyut nadi untuk model latihan modern.

"Asdep memberikan bantuan enam unit polar untuk pelatih tim tinju NTT diterima pelatih Hermensen Ballo. Polar digunakan setiap latihan guna mengetahui denyut nadi atlet sesuai prinsip training zone, " kata Johni.

Dispora NTT berterima kasih kepada pendamping dari akademisi yang telah membuka komunikasi baik dengan Kemenpora guna meningkatkan prestasi olahraga di NTT melalui program PPLP.

Hermensen Ballo menyambut baik dan berharap Kementerian terus melaksanakan program ini agar setiap pelatih menggunakan iptek keolahragaan.

Dr. Johni Lumba selaku ketua sekaligus pembimbing dalam pendampingan, mengatakan iptek sangat berperan dalam peningkatan prestasi atlet. Sudah saatnya pola latihan yang diberikan pelatih mengandalkan iptek dan tidak hanya berlatih berdasarkan pengalaman semata. (fen)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved