Mau Beli Rumah tapi Pusing Proses KPR di Bank?
Joko adalah pemilik warung tegal di daerah Palmerah, Jakarta Barat. Ia punya keinginan bisa memiliki rumah sendiri.
POS KUPANG.COM, JAKARTA- Bunga KPR di perusahaan pembiayaan memang lebih tinggi ketimbang di bank. Tapi, banyak kelebihan yang bisa membuat KPR multifinance menarik dilirik sebagai sarana pembiayaan. Salah satunya, proses lebih mudah.
Joko adalah pemilik warung tegal di daerah Palmerah, Jakarta Barat. Ia punya keinginan bisa memiliki rumah sendiri. Namun ia masih belum berani pergi ke bank untuk mengajukan kredit kepemilikan rumah (KPR).
Alasannya, ia memang belum terbiasa dengan aktivitas bank. Karena ragu, Joko pun curhat dengan pegawai perusahaan pembiayaan atau multifinance tempat ia sekarang mencicil sepeda motor. Tanpa diduga, ternyata perusahaan pembiayaan tersebut juga punya fasilitas KPR. Ia pun tak ragu mengambil fasilitas KPR itu.
Cerita tadi hanya sekadar gambaran pandangan orang soal KPR. Memang bagi banyak orang, perbankan saat ini masih menjadi pilihan utama ketika membutuhkan pembiayaan pembelian properti.
Padahal, bank memang bukanlah satu-satunya institusi yang menawarkan kredit properti. Beberapa multifinance juga menawarkan pembiayaan pembelian properti.
Presiden Direktur MNC Finance Suhendra Lie mengatakan, perusahaan pembiayaan memang menyasar orang-orang yang tak terbiasa ke bank.
"Orang ini biasanya kami sebut tidak bankable tapi layak untuk mendapatkan kredit," ujar Suhendra kepada KONTAN. Anak usaha MNC Group ini memang banyak menyasar konsumen yang bekerja di sektor non formal. Namun orang-orang ini mempunyai kemampuan untuk mencicil kredit. (*)