Gempa Bumi
Gempa Susulan , Dua Gereja Di Kecamatan Alor Timur Rusak
Dua gereja di Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor, Propinsi NTT, mengalami kerusakan retak pada bagian dinding
Penulis: Rosalina Woso | Editor: Rosalina Woso
Laporan Wartawati Pos Kupang, Rosalina Langa Woso
Pos Kupang.Com, Kupang -- Dua gereja di Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor, Propinsi NTT, mengalami kerusakan retak pada bagian dinding . Selain retak pada didnding gereja, menara gereja juga ambruk dan patah.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Alor, Chritina Beli, ST, menjelaskan hal itu, saat dikonfirmasi Pos Kupang.Com, melalui telepon, Rabu, (4/11/2015).
Menurut Christina, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan tentang jumlah korban bencana gempa. " Data jumlah korban gempa belum ada . Yang kami terima laporan bahwa ada dua gereja yang rusak di Kecamatan Alor Timur, " ujar Christina.
Gempa yang terjadi dua kali di Alor, lanjut Christina, dirasakan warga yang tinggal kota Alor. "Kami sedang bekerja di kantor saat terjadi gempa. Gempa susulan lebih besar dari gempa pertama," jelas Christina.
Selain dua gereja, lanjut Christina, ada juga rumah warga Alor yang mengalami kerusakan.
Sebelumnya diberitakan, Wilayah Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diguncang gempa bumi susulan
berkekuatan 6,2 Skala Richter (SR).
Sesuai informasi yang diperoleh dari BMKG Stasiun Klimatologi Klas 1 Kupang, Rabu (4/11/2015) menyebutkan, gempa berkekuatan 6,2 SR ini terjadi pada lokasi 8,20 Lintas Selatan (LS) hingga 124,94 Bujur Timur (BT).
Gempa tersebut berlangsung sekitar pukul 11.44 wita dan berada di 28 kilometer (km) Timur Laut Alor dengan kedalaman 89 km.
Belum ada informasi soal potensi tsunami maupun kerusakan yang ditimbulkan.(*)