Sepakbola ETMC XXVII 2015 di Maumere
Lambert Tukan: Wasit Dicaci Maki
sehari sebelum turnamen ETMC 2015 digelar, pihaknya sudah menegaskan kepada semua tim agar bermain sportif dan menunjukan sikap fair play.
Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM, MAUMERE - "KITA kasihan dengan wasit. Mereka selalu dicaci maki. Mungkin belum mereka dipukul. Setiap habis memimpin pertandingan, setiap jam tujuh malam, kami selalu evaluasi dengan para wasit.
Setiap pagi jam lima mereka sudah bangunkan untuk olahraga. Dan, ini dilakukan setiap hari. Jadi yang namanya evaluasi itu sudah pasti. Biasanya kami mengoreksi mungkin ada kekeliruan saat memimpin dan harus diperbaiki. Namanya juga manusia, pasti tetap ada kekurangan. Dan ini harus terima dengan sportif."
Demikian ditegaskan Sekretaris Asprov PSSI NTT, Lambertus Ara Tukan di Gelora Samador Maumere, Minggu (1/11/2015). Lambert dimintai tanggapannya terkait insiden dalam laga penyisihan Grup IV antara Persena Nagekeo versus Perserond Rote Ndao.
Menurut Lambert, sehari sebelum turnamen ETMC 2015 digelar, pihaknya sudah menegaskan kepada semua tim agar bermain sportif dan menunjukan sikap fair play. Selain itu, semua tim peserta harus menerima apapun keputusan wasit.
"Tetapi apa yang terjadi hari ini sangat disayangkan. Dimana pertandingan harus terhenti dan tidak berlanjut karena kedua tim tidak mau bermain," tegasnya.
"Kasian penonton yang sudah beli karcis untuk nonton. Kita juga harus menghormati kerja dari panitia yang sudah susah payah menyukseskan turnamen ini. Coba kalau turnamen ini berlangsung di Nagekeo dan ada tim yang buat seperti ini, pasti sebagai manusia kita akan kecewa," kata Lambert. (ris)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/lambert-tukan_20151103_081453.jpg)